JAWA BARAT - Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, mengimbau masyarakat untuk tidak menggelar takbir keliling dengan iring-iringan atau konvoi kendaraan di jalur utama mudik. Warga dianjurkan melaksanakan takbir bersama di masjid atau lingkungan tempat tinggal masing-masing.
Kapolres Cianjur, Alexander Yurikho Hadi, menyampaikan pada Jumat bahwa kegiatan takbir keliling menggunakan kendaraan, khususnya bak terbuka, berpotensi menimbulkan risiko keselamatan serta memicu kemacetan di jalur utama yang tengah dipadati pemudik.
Ia menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga ketertiban dan keselamatan saat menyambut Hari Raya Idul Fitri. Kesadaran akan keselamatan di jalan, menurutnya, harus menjadi prioritas bersama.
Untuk itu, kegiatan takbir dianjurkan dilaksanakan di lingkungan terdekat agar berlangsung lebih tertib dan khidmat, tanpa mengganggu pengguna jalan lain maupun membahayakan diri sendiri.
Polres Cianjur juga akan melakukan pengawasan pada malam takbir guna memastikan tidak ada konvoi kendaraan. Jika ditemukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan, petugas akan melakukan pendekatan persuasif agar masyarakat membubarkan diri dan kembali ke lingkungan masing-masing.
Baca juga: One Way Dihentikan, Lalu Lintas Tol Cipali Kembali Dua Arah Normal
Larangan terkait konvoi takbir keliling tersebut telah disosialisasikan kepada masyarakat. Aparat kepolisian akan disiagakan di sejumlah titik untuk memberikan imbauan sekaligus melakukan pencegahan.
Selain itu, pada H-1 Lebaran, arus kendaraan di jalur mudik Cianjur masih terpantau tinggi. Oleh karena itu, berbagai langkah pengaturan lalu lintas terus dilakukan agar pergerakan kendaraan tetap berjalan lancar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara