Polres Cianjur Kantongi Identitas Pelaku Pembacokan, Kejar Gerombolan Bermotor (Antara Foto)
JAWA BARAT - Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, memastikan telah mengidentifikasi para pelaku pembacokan terhadap seorang pemuda bernama Lucky Irawan (21), warga Desa Selajambe, Kecamatan Sukaluyu. Hingga kini, para terduga pelaku masih dalam pengejaran aparat.
Kapolres Cianjur, AKBP Alexander Yurihko Hadi, mengatakan bahwa hasil penyelidikan bersama jajaran Polsek Sukaluyu telah mengarah pada sejumlah nama yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut. Mereka disebut sebagai bagian dari kelompok bermotor yang kerap melakukan aksi di jalanan.
“Identitas para terduga pelaku sudah kami kantongi. Saat ini personel telah diterjunkan untuk melakukan penangkapan dan menggali motif di balik penyerangan yang mengakibatkan korban mengalami luka serius,” ujar Alexander di Cianjur, Minggu.
Ia menegaskan, kepolisian tidak akan menghentikan pencarian hingga seluruh pelaku berhasil diamankan. Pihaknya juga mengimbau agar para terduga segera menyerahkan diri.
Baca juga: Pemkab Cianjur Dukung Penuh JOTR Cianjur Series 2026
“Jumlah pelaku diduga lebih dari dua orang. Kami minta mereka kooperatif dan menyerahkan diri, karena proses hukum akan tetap berjalan,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolsek Sukaluyu, AKP Akhmad Tri Lesmana, menjelaskan bahwa korban saat ini menjalani perawatan intensif di RSUD Sayang Cianjur akibat luka bacok di beberapa bagian tubuh, yakni pinggang, perut, dan pergelangan tangan.
“Laporan kami terima dari pihak keluarga. Penanganan medis telah dilakukan, dan penyelidikan terhadap pelaku terus dikembangkan,” katanya.
Menurutnya, polisi telah memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap latar belakang kejadian tersebut. Aparat juga masih mendalami apakah aksi tersebut dilakukan secara acak atau dipicu oleh konflik sebelumnya.
Baca juga: Bocah 11 Tahun di Cianjur Tewas Tertimpa Tower
“Kami masih mengumpulkan keterangan tambahan, termasuk dari korban, guna memastikan motif sebenarnya,” pungkas Akhmad.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara