JAWA BARAT - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meninjau langsung warga terdampak banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Citalahab di Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Rabu (25/2/2026).
Setibanya di Kantor Desa Sukahurip, Dedi yang akrab disapa KDM langsung berdialog dengan masyarakat terdampak yang telah menunggu kedatangannya. Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyalurkan bantuan sebesar Rp5 juta kepada 170 kepala keluarga berdasarkan hasil verifikasi. Bantuan disalurkan melalui rekening masing-masing penerima.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Ciamis mengusulkan sebanyak 250 kepala keluarga untuk menerima bantuan. Namun, setelah dilakukan verifikasi, hanya 170 kepala keluarga yang dinyatakan memenuhi kriteria, sementara 80 kepala keluarga lainnya belum memenuhi persyaratan.
Meski demikian, KDM memastikan 80 kepala keluarga tersebut tetap akan menerima bantuan susulan yang dijadwalkan disalurkan pada Jumat (27/2/2026).
Baca juga: Komisi III DPRD Jabar Dorong Pembenahan Layanan BPJS Kesehatan
Ia juga menegaskan bahwa bantuan harus diterima secara utuh oleh masyarakat tanpa potongan dalam bentuk apa pun, termasuk alasan biaya administrasi.
Banjir terjadi pada Senin (23/2/2026) akibat meluapnya Sungai Citalahab dan merendam dua desa, yakni Bangunsari dan Sukahurip. Selain permukiman, lahan pertanian warga turut terdampak dan mengalami gagal panen.
Dua hari setelah kejadian, sebagian besar warga telah kembali ke rumah masing-masing. Satu unit rumah yang mengalami kerusakan di Desa Sukahurip telah diperbaiki secara swadaya oleh masyarakat setempat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Jabarprov.go.id