Selasa, 03 FEBRUARI 2026 • 15:15 WIB

Pemkab Garut Prioritaskan Perbaikan 33 Jembatan Rusak

Author

Pemkab Garut Prioritaskan Perbaikan 33 Jembatan Rusak (Antara Foto)

JAWA BARAT - Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, menetapkan 33 jembatan dalam kondisi rusak sebagai prioritas untuk diperbaiki melalui dukungan pendanaan dari pemerintah pusat. Upaya ini ditujukan untuk menjaga kelancaran aktivitas masyarakat, khususnya di sektor pendidikan, layanan kesehatan, dan pergerakan ekonomi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut, Agus Ismail, menjelaskan bahwa jembatan-jembatan tersebut dinilai berada dalam kondisi mendesak untuk segera ditangani. Mayoritas di antaranya merupakan jembatan gantung yang memiliki tingkat kerawanan tinggi dan berpotensi putus apabila tidak segera diperbaiki.

Menurutnya, pemerintah pusat telah menginstruksikan seluruh pemerintah daerah untuk melakukan pendataan menyeluruh terhadap jembatan yang ada, sekaligus mengevaluasi kelayakan fisiknya. Jembatan yang dinilai tidak lagi memenuhi standar keselamatan harus segera diusulkan untuk diperbaikan karena menjadi jalur vital bagi mobilitas warga.

Baca juga: Bupati Garut Serahkan SK Penugasan Kepala Puskesmas, Fokus Percepatan Capaian Kesehatan

Berdasarkan data yang dihimpun dari pemerintah desa, jumlah jembatan di Kabupaten Garut mencapai sekitar 453 unit. Namun, hingga saat ini, baru 33 jembatan yang berhasil diverifikasi sesuai kriteria teknis dan tingkat urgensi yang ditetapkan oleh kementerian serta Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat.

Agus menyampaikan, jembatan-jembatan yang telah diverifikasi tersebut tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Garut, dengan konsentrasi terbesar berada di kawasan Garut selatan yang memiliki banyak aliran sungai. Seluruhnya akan diajukan kepada pemerintah pusat agar dapat masuk dalam program perbaikan pada tahun anggaran 2026.

Saat ini, Pemkab Garut tengah melakukan komunikasi intensif dengan kementerian terkait agar rencana tersebut dapat segera direalisasikan. Berdasarkan hasil kajian awal, kebutuhan anggaran untuk pembangunan satu jembatan diperkirakan rata-rata sekitar Rp1,5 miliar, dan pada beberapa lokasi dapat mencapai Rp3 miliar, tergantung panjang dan lebar bentang jembatan.

Baca juga: Pemkab Garut Raih Opini Pelayanan Publik Berkualitas Tinggi dari Ombudsman RI

Untuk jembatan gantung, panjang bentang bervariasi mulai dari 70 hingga 90 meter dengan lebar sekitar 1,8 meter, sehingga memerlukan biaya konstruksi yang relatif besar.

Agus berharap, melalui perbaikan jembatan-jembatan tersebut, masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman saat melintasi sungai, baik untuk bersekolah, mengakses layanan kesehatan, maupun menjalankan kegiatan ekonomi sehari-hari. Jembatan-jembatan itu sendiri menghubungkan sejumlah kampung dan desa, sehingga perannya sangat penting dalam mendukung kehidupan warga setempat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

Author

Yudo Utomo

ZCreators
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU