Rabu, 31 DESEMBER 2025 • 22:17 WIB

Pemkab Bekasi Matangkan Langkah Pengamanan Malam Tahun Baru 2026

Author

Pemkab Bekasi Matangkan Langkah Pengamanan Malam Tahun Baru 2026

JAWA BARAT - Pemerintah Kabupaten Bekasi menggelar rapat koordinasi antisipasi pengamanan Malam Tahun Baru 2026 bersama seluruh camat se-Kabupaten Bekasi. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang KH. R. Ma’mun Nawawi, Gedung Bupati Lantai 2, Cikarang Pusat, Selasa (30/12/2025).

Rapat dipimpin oleh Asisten Daerah I Sekretariat Daerah Kabupaten Bekasi, Hudaya, yang hadir mewakili Imbauan PemdaPelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi.

Dalam arahannya, Hudaya menegaskan agar para camat tetap berada di wilayah tugas masing-masing pada malam pergantian tahun. Hal ini dilakukan untuk memastikan koordinasi pengamanan berjalan optimal, menjaga ketertiban umum, serta memantau kondisi masyarakat agar perayaan Tahun Baru berlangsung aman dan kondusif.

Ia juga meminta para camat untuk menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar merayakan malam Tahun Baru dengan kegiatan yang positif dan bernilai keagamaan, seperti dzikir, pengajian, maupun ibadah sesuai dengan keyakinan masing-masing.

Selain itu, masyarakat diminta tidak menggelar konvoi kendaraan, pawai keliling, maupun menyalakan petasan dan kembang api yang berpotensi menimbulkan kemacetan serta gangguan keamanan. Para camat diinstruksikan berkoordinasi dengan unsur Forkopimcam, khususnya Kapolsek, dalam pelaksanaan pengamanan di wilayah masing-masing.

Baca juga: Plt Bupati Bekasi Hadiri Pelantikan Pengurus WBI dan Peringatan HUT ke-58

Hudaya menyampaikan bahwa surat edaran terkait imbauan perayaan Malam Tahun Baru telah disampaikan dan kebijakan tersebut pada prinsipnya sejalan dengan yang diterapkan di sejumlah daerah lain.

Ia juga mengajak masyarakat Kabupaten Bekasi untuk berperan aktif mengawasi dan mengarahkan anak-anak agar terlibat dalam aktivitas yang bermanfaat serta menghindari kegiatan yang bersifat hura-hura. Menurutnya, momentum pergantian tahun sebaiknya dimaknai sebagai ungkapan rasa syukur dengan tetap mempertimbangkan kondisi bangsa saat ini.

Dalam rapat tersebut, Hudaya turut menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi banjir, mengingat curah hujan di wilayah Kabupaten Bekasi masih relatif tinggi. Para camat diminta melakukan pemetaan wilayah rawan banjir, memastikan kebersihan saluran air, serta berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait, seperti BPBD, Dinas Sosial, dan Dinas Kesehatan. Pengawasan terhadap keberadaan TPS liar juga perlu dilakukan bersama UPTD Lingkungan Hidup.

Menurutnya, langkah antisipasi banjir tidak hanya difokuskan menjelang pergantian tahun, tetapi juga perlu dilanjutkan setelah memasuki awal Januari, seiring potensi hujan yang masih tinggi.

Baca juga: Pemkab Bekasi Kembali Raih Predikat Kabupaten Informatif 2025

Selain itu, Hudaya mengingatkan agar pemerintah kecamatan melakukan penertiban bangunan liar melalui pendekatan persuasif dan sosialisasi kepada masyarakat, guna mencegah pendirian kembali bangunan yang melanggar aturan.

Di akhir arahannya, ia menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik di tingkat kecamatan, terutama layanan administrasi kependudukan seperti Kartu Keluarga dan akta pencatatan sipil yang kini telah berbasis digital dan paperless.
 
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkab Bekasi

Author

Yudo Utomo

ZCreators
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU