Selasa, 16 SEPTEMBER 2025 • 14:57 WIB

Bupati Garut Tinjau Pelayanan KB MOW, Tekankan Pentingnya Pengendalian Penduduk

Author

Bupati Garut Tinjau Pelayanan KB MOW, Tekankan Pentingnya Pengendalian Penduduk (Pemkab Garut)

JAWA BARAT -  Bupati Garut Abdusy Syakur Amin melakukan pemantauan pelayanan Keluarga Berencana (KB) dengan metode kontrasepsi jangka panjang Metode Operasi Wanita (MOW) di Klinik Bunda Alya, Jalan Raya Cimanuk, Kecamatan Tarogong Kidul, Sabtu (13/9/2025). Dalam kegiatan tersebut, ia didampingi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, KB, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Garut, Yayan Waryana.

Bupati Syakur menegaskan, pengendalian jumlah penduduk harus dilakukan sedini mungkin agar anak-anak lahir dalam kondisi sehat dan ideal. Menurutnya, program MOW kali ini difokuskan pada ibu dengan usia di atas 40 tahun yang memiliki risiko tinggi apabila kembali hamil.

“Faktanya, angka kematian ibu di Garut masih tinggi. Di usia 40 tahun ke atas, risiko kehamilan cukup besar. Karena itu, kita berupaya mencegah dengan langkah seperti ini,” ujar Syakur.

Bupati Garut Tinjau Pelayanan KB MOW, Tekankan Pentingnya Pengendalian Penduduk (Pemkab Garut)

Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih sadar dan berinisiatif mengikuti program KB, tanpa sepenuhnya mengandalkan fasilitasi pemerintah.

“Masyarakat yang paham risikonya, cobalah ikut secara mandiri. Jangan semuanya bergantung pada pemerintah,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala DPPKBPPPA Garut, Yayan Waryana, mengungkapkan bahwa minat masyarakat terhadap program KB terus meningkat. Pada pelayanan MOW kali ini, pihaknya menargetkan 80 peserta.

“Kegiatan seperti ini rutin dilaksanakan dua bulan sekali, dan pesertanya selalu banyak. Artinya, minat masyarakat cukup tinggi,” kata Yayan.

Ia menambahkan, target akseptor MOW tahun ini ditetapkan sebanyak 300 peserta, melebihi target yang ditetapkan provinsi. Program tersebut diharapkan dapat menekan angka kematian ibu dan bayi, terutama di kalangan pasangan usia subur.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), laju pertumbuhan penduduk (LPP) Kabupaten Garut saat ini berada pada angka 1,12 atau menempati posisi ke-15 dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat.

Baca juga: Bupati Garut Dorong Pemuda Tingkatkan Peran dalam Pembangunan Daerah

“Kalau di angka 1,12, posisi Garut masih di tengah, ada banyak daerah lain yang lebih tinggi,” jelas Yayan.

Selain MOW, metode kontrasepsi seperti IUD dan implan juga cukup diminati, terutama di wilayah perkotaan. Pihaknya pun berencana menggelar pelayanan Metode Operasi Pria (MOP) pada November mendatang.

Yayan turut menyampaikan apresiasi kepada para petugas dan kader KB yang aktif turun ke lapangan dalam menjaring calon akseptor.

“Mereka tidak hanya mencari, tetapi juga mengantar langsung peserta ke tempat pelayanan,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkab Garut

Author

Yudo Utomo

ZCreators
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU