Minggu, 14 SEPTEMBER 2025 • 16:55 WIB

Program “Warga Jaga Warga” Dapat Sambutan Positif dari Masyarakat Bandung

Author

Program “Warga Jaga Warga” Dapat Sambutan Positif dari Masyarakat Bandung (Pemkot Bandung)

JAWA BARAT - Program Warga Jaga Warga, Warga Jaga Kota yang digulirkan Pemerintah Kota Bandung mendapat respon luas dari masyarakat. Inisiatif ini dinilai mampu memperkuat solidaritas warga sekaligus menghadirkan lingkungan yang aman dan kondusif.

Ketua RW 02 Kelurahan Merdeka, Kecamatan Sumur Bandung, Asep Sepyumadi, menyampaikan bahwa program ini mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan di wilayah masing-masing.

“Alhamdulillah, program ini terasa lebih efektif. Tidak hanya Linmas, warga juga ikut terlibat dalam penjagaan. Benar-benar dari warga untuk warga, menjaga warga untuk menjaga kota,” ujarnya pada Jumat, 12 September 2025.

Menurut Asep, semangat warga di lingkungannya meningkat setelah sosialisasi program berjalan. Kini, masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga keamanan bersama.

“Dengan adanya pos ronda, suasana menjadi lebih kondusif. Warga juga makin paham arti dari jaga warga. Lingkungan terasa lebih aman,” tambahnya.

Meski demikian, ia berharap dukungan fasilitas dari pemerintah dapat terus ditingkatkan, terutama untuk menunjang kegiatan di lapangan.

“Kami membutuhkan sarana siskamling, khususnya alat komunikasi. Apalagi wilayah kami cukup luas dengan tiga pos ronda yang tersebar,” jelasnya.

Hal serupa diungkapkan Ketua Forum RW Kecamatan Sumur Bandung, Haji Warjo. Menurutnya, program ini menjadi bentuk nyata tanggung jawab bersama dalam menjaga keamanan dan kenyamanan.

“Ronda sebenarnya sudah lama ada. Bedanya, sekarang lebih diperkuat dan ini sangat baik untuk menjaga ketertiban di masyarakat,” ungkapnya.

Baca juga: Pemkot Bandung dan Kemendagri Dorong Generasi Muda Aktif dalam Siskamling

Warjo menambahkan, antusiasme warga terhadap program tersebut cukup tinggi. Lingkungan menjadi lebih kondusif, dan rasa aman semakin dirasakan.

“Harapan kami, setiap warga punya rasa tanggung jawab yang sama. Jika sudah menjadi kebutuhan bersama, pasti lebih nyaman tinggal di lingkungannya,” imbuhnya.

Apresiasi juga datang dari warga. Lina, salah seorang warga RW 02, menyebut bahwa keberadaan program ini membuat dirinya merasa lebih tenang.

“Bagus, jadi lingkungan lebih aman. Apalagi Karang Taruna ikut aktif, tentu lebih baik lagi. Semoga pemuda semakin banyak terlibat dalam kegiatan positif seperti siskamling,” tuturnya.

Sementara itu, Nunung, warga Gedebage, menilai keterlibatan langsung pemerintah memberi dorongan besar bagi masyarakat.

Program “Warga Jaga Warga” Dapat Sambutan Positif dari Masyarakat Bandung (Pemkot Bandung)

“Kami bangga pemerintah hadir di tengah warga. Kami siap menjaga Bandung, dari warga untuk Kota Bandung. Semoga program ini berkesinambungan,” ujarnya.

Tidak hanya bagi generasi muda, program ini juga membawa dampak positif bagi warga lanjut usia. Titing (68), warga Antapani Wetan, mengaku lebih tenteram dengan adanya ronda malam.

“Alhamdulillah, suasana jadi lebih aman. Terima kasih kepada Wali Kota atas perhatian dan dukungan yang diberikan,” ungkapnya.

Baca juga: Disbudpar Kota Bandung Gelar Pameran Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Medan

Senada, Walijah (70) menilai keberadaan program ini mencerminkan eratnya kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah.

“Alhamdulillah, lingkungan di sini terasa lebih aman. Pemerintah dan warga saling menjaga satu sama lain,” katanya.

Saat ini, program Warga Jaga Warga, Warga Jaga Kota telah berkembang di 30 kecamatan di Kota Bandung. Warga rutin melaksanakan siskamling setiap hari sebagai bagian dari upaya menciptakan keamanan bersama.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkot Bandung

Author

Yudo Utomo

ZCreators
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU