JAWA BARAT - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bandung bekerja sama dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) menggelar Safari KB dalam rangka memperingati Hari Kontrasepsi Sedunia atau World Contraception Day.
Kegiatan ini difokuskan pada layanan kontrasepsi jangka panjang, seperti pemasangan implan dan IUD, yang ditujukan untuk meningkatkan kesehatan reproduksi sekaligus menekan angka stunting.
Ketua Pelaksana, Ahyar, menyampaikan bahwa hingga pelaksanaan kegiatan, tercatat sekitar 30 orang telah mendaftar sebagai akseptor KB. Ia berharap jumlah peserta terus bertambah.
“Alhamdulillah, kegiatan ini mendapat dukungan dari para kader di Kecamatan Cinambo dan sekitarnya untuk menjaring calon akseptor. Mudah-mudahan hasilnya maksimal, sehingga dapat mempersiapkan kehamilan yang lebih sehat, menekan stunting, dan melahirkan generasi berkualitas menuju Indonesia Emas,” ujarnya, Jumat (12/9/2025).
Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Cinambo, Andri Saputra, menambahkan Safari KB menjadi kesempatan penting untuk mendorong pasangan usia subur lebih sadar akan manfaat program keluarga berencana.
“Selama empat hari terakhir, kami turun langsung ke lapangan bersama kader dan PBKK kelurahan untuk melakukan sosialisasi. Dukungan dari RSUD sangat membantu, baik dari segi fasilitas maupun tenaga medis, sehingga pelayanan dapat berjalan optimal. Target utama kami tidak hanya meningkatkan jumlah akseptor, tetapi juga menurunkan angka stunting di wilayah Cinambo,” jelasnya.
Direktur RSUD Kota Bandung, Nitta Kurniati, menuturkan Safari KB merupakan bentuk nyata komitmen dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan reproduksi.
“Hari Kontrasepsi Sedunia ini menjadi pengingat bahwa keluarga yang terencana adalah pondasi bagi masa depan bangsa. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan setiap keluarga memiliki akses terhadap pelayanan KB yang berkualitas,” ungkapnya.
Nitta menegaskan, Safari KB bukan sekadar seremoni, melainkan program berkesinambungan.
Baca juga: Event Olahraga Jadi Titik Balik Pemulihan Bandung Pascageger
“Tahun ini sudah dua kali dilaksanakan, dan ke depan kami berharap dapat terus berlanjut. Terima kasih kepada DPPKB, Kecamatan Cinambo, serta para kader yang menjadi garda terdepan. Mari bersama-sama wujudkan keluarga sehat menuju Indonesia Sehat 2045,” pungkasnya.
Di akhir kegiatan, Nitta juga memberikan semangat kepada para kader agar tetap aktif menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
“Ayo, ibu-ibu kader, pastikan masyarakat memahami pentingnya ber-KB. Dengan keluarga yang terencana, kehidupan akan lebih terarah,” tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkot Bandung