Jumat, 05 SEPTEMBER 2025 • 12:33 WIB

Doa Bersama dan Shalat Ghaib, Kang Rey Harap Subang Tetap Kondusif

Author

Doa Bersama dan Shalat Ghaib, Kang Rey Harap Subang Tetap Kondusif (Pemkab Subang)

JAWA BARAT - Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita, bersama Wakil Bupati Agus Masykur Rosyadi, memimpin shalat ghaib pada Selasa (2/9) di Masjid Al-Musabaqoh, Kabupaten Subang. Shalat ghaib ini digelar untuk mendoakan tujuh orang yang meninggal saat aksi demonstrasi beberapa hari lalu, sekaligus sebagai doa bersama agar Kabupaten Subang tetap aman dan kondusif.

Dalam sambutannya, Bupati Subang yang akrab disapa Kang Rey menekankan pentingnya momen tersebut sebagai pengingat dan bekal bagi seluruh masyarakat. “Doa bersama dan shalat ghaib ini diperuntukkan bagi keluarga dan rekan-rekan yang gugur dalam aksi tanggal 28-31 Agustus. Semoga Kabupaten Subang senantiasa aman dan tidak ada pihak yang mencoba merusak ketertiban,” ujarnya.

Kang Rey juga menyampaikan apresiasi kepada Forkopimda Kabupaten Subang atas komitmen dan sinergi dalam menjaga keamanan. “Terima kasih kepada seluruh Forkopimda yang telah bekerja kompak menjaga situasi sehingga hingga hari ini Subang tetap kondusif,” lanjutnya.

Selain itu, Kang Rey menyoroti kedewasaan masyarakat Kabupaten Subang, termasuk mahasiswa dan driver ojek online, yang menyampaikan aspirasi dengan santun dan tertib. Ia menilai pelaksanaan demonstrasi di Subang bisa menjadi contoh bagi daerah lain. “Menyampaikan pendapat itu boleh, tetapi harus tetap tenteram. Jika terjadi kerusuhan, yang rugi bukan hanya Forkopimda, tetapi seluruh elemen masyarakat,” jelasnya.

Bupati Subang juga mengungkapkan, kondisi aman di Kabupaten Subang berkat upaya Forkopimda dan Polres Subang yang berhasil mengamankan 129 pelajar yang berpotensi memicu kericuhan saat aksi berlangsung. “Malam tadi, Forkopimda mengamankan 129 orang yang sebagian besar pelajar SMA. Ini menunjukkan bahwa bukan mahasiswa yang bermasalah, melainkan oknum pelajar yang mencoba memicu chaos,” tegas Kang Rey.

Baca juga: Kritik Keras Dosen Komunikasi UGM Soal Fitur Live TikTok Dinonaktifkan saat Unjuk Rasa

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemerintah Daerah Subang terbuka terhadap kritik, saran, dan aspirasi masyarakat. “Kami sangat terbuka terhadap aspirasi masyarakat, dan alhamdulillah aksi kemarin berlangsung damai sehingga Kabupaten Subang tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Kang Rey menambahkan keyakinannya bahwa mahasiswa, driver ojek online, dan pihak yang menyampaikan pendapat secara terbuka tidak akan melakukan aksi anarkis, kecuali ada oknum yang menyusup untuk menimbulkan kericuhan.

Acara kemudian dilanjutkan dengan shalat ghaib dan doa bersama yang dipimpin Ust. Yadi Suban ZA, diikuti oleh anggota DPRD Jawa Barat, Forkopimda Kabupaten Subang, Asisten Daerah, Staf Ahli, Kepala OPD, Camat, serta driver ojek online Kabupaten Subang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkab Subang

Author

Yudo Utomo

ZCreators
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU