Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 25 JULI 2026 • 13:47 WIB

Ponpes Al Furqon Cianjur Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik

Ponpes Al Furqon Cianjur Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting ListrikPonpes Al Furqon Cianjur Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik (Antara Foto)

JAWA BARAT - Kebakaran melanda Pondok Pesantren (Ponpes) Al Furqon beserta satu unit rumah yang berada di Desa Jatisari, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Jumat. Peristiwa tersebut ditangani oleh petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cianjur yang mengerahkan satu unit mobil pemadam beserta enam personel ke lokasi.

Koordinator Lapangan Damkar Pos WMK 2 Ciranjang, Achmad Zaeni, mengatakan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Meski demikian, kebakaran mengakibatkan kerugian yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah karena sebagian besar bangunan mengalami kerusakan berat akibat dilalap api.

Berdasarkan laporan awal, kobaran api pertama kali muncul dari salah satu ruangan di lantai dua bangunan pondok pesantren. Dalam waktu singkat, api merambat ke rumah guru yang posisinya berdampingan dengan kompleks ponpes. Warga sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya, namun kobaran terus membesar.

"Kami bergerak ke lokasi beberapa menit setelah menerima laporan dari aparat setempat. Saat tiba, kondisi angin cukup kencang sehingga api dengan cepat menjalar ke rumah guru yang berada tepat di samping bangunan ponpes," ujar Achmad Zaeni.

Proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam hingga api berhasil dikendalikan. Upaya tersebut mencegah kobaran meluas ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Baca juga: Polres Garut Selidiki Penyebab Kebakaran 15 Hektare Lahan Sawit Milik PT Condong

Beruntung, saat kebakaran terjadi tidak banyak aktivitas di lingkungan pondok pesantren karena sebagian santri sedang mengikuti kegiatan di luar. Sementara itu, sejumlah tenaga pengajar masih sempat menyelamatkan beberapa barang dari dalam bangunan yang terbakar.

Hingga Jumat petang, petugas masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala di bangunan semi permanen tersebut. Selain itu, Damkar bersama Tim Inafis Polres Cianjur juga melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab kebakaran.

Achmad menyebut dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik yang terjadi di salah satu ruangan di lantai dua bangunan pondok pesantren. Meski demikian, penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut bersama kepolisian.

"Dugaan awal mengarah pada arus pendek listrik di salah satu ruangan lantai dua ponpes. Namun, kepastian penyebabnya masih dalam proses penyelidikan bersama petugas Polres Cianjur," katanya.

Baca juga: PMI Cianjur Catat Lonjakan Permintaan Air Bersih Selama Musim Kemarau

Sebagai langkah pencegahan, Damkar mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik, terutama jaringan kabel yang berada di atas plafon atau langit-langit bangunan. Masyarakat juga diminta memastikan kabel sambungan listrik yang tidak digunakan segera dicabut guna mengurangi risiko korsleting.

Selain itu, mengingat saat ini memasuki musim kemarau, warga diimbau tidak membakar sampah sembarangan maupun membuang puntung rokok di area yang dipenuhi rumput kering karena berpotensi memicu kebakaran lahan maupun hutan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Ponpes Al Furqon Cianjur Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!