Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 27 APRIL 2026 • 17:33 WIB

Upacara Hari Otda ke-30 di Kuningan Jadi Momentum Evaluasi Kinerja Daerah

Upacara Hari Otda ke-30 di Kuningan Jadi Momentum Evaluasi Kinerja DaerahUpacara Hari Otda ke-30 di Kuningan Jadi Momentum Evaluasi Kinerja Daerah

JAWA BARAT - Pemerintah Kabupaten Kuningan menggelar upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 tahun 2026 pada Senin (27/4/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Halaman Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Kuningan, Kompleks Kuningan Islamic Center.

Upacara dipimpin oleh Wakil Bupati Kuningan, Hj. Tuti Andriani, serta dihadiri Sekretaris Daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala perangkat daerah, dan perwakilan dari berbagai instansi. Prosesi berlangsung tertib dan penuh khidmat.

Dalam amanatnya, Wakil Bupati menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi momen evaluasi bagi pemerintah daerah dalam menilai sejauh mana pelaksanaan desentralisasi mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat.

Upacara Hari Otda ke-30 di Kuningan Jadi Momentum Evaluasi Kinerja DaerahUpacara Hari Otda ke-30 di Kuningan Jadi Momentum Evaluasi Kinerja Daerah

Ia menyebut, tiga dekade pelaksanaan otonomi daerah merupakan perjalanan panjang dalam membangun tata kelola pemerintahan yang lebih matang. Karena itu, momentum ini dinilai tepat untuk memperkuat komitmen dalam menghadirkan layanan publik yang lebih optimal.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Muhammad Tito Karnavian. Dalam sambutan itu ditegaskan bahwa otonomi daerah memiliki peran strategis dalam mendorong pemerataan pembangunan, memperkuat pelayanan publik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.

Baca juga: Dari Kuningan ke Dunia, Dua Pelajar Sabet Medali Olimpiade Matematika 2026

Tema peringatan tahun ini, “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, mencerminkan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mencapai target pembangunan nasional. Koordinasi yang solid dinilai menjadi kunci agar berbagai program dapat berjalan secara efektif.

Lebih lanjut, disampaikan sejumlah langkah strategis dalam penguatan otonomi daerah, antara lain integrasi perencanaan dan penganggaran antara pusat dan daerah, reformasi birokrasi berbasis kinerja dan digitalisasi, peningkatan kemandirian fiskal, penguatan kerja sama antar daerah, fokus pada pelayanan dasar serta pengurangan ketimpangan, hingga penguatan stabilitas dan ketahanan daerah.

Baca juga: Bappeda Kuningan Raih Peringkat Terbaik Indeks Reformasi Birokrasi 2025

Pemerintah daerah juga didorong untuk terus menghadirkan kebijakan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam menghadapi tantangan global seperti ketahanan pangan, perubahan iklim, dan perkembangan teknologi.

Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati Kuningan mengajak seluruh elemen untuk memperkuat kolaborasi dan terus berinovasi dalam pembangunan daerah.

Ia menutup dengan ajakan untuk menjadikan peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 sebagai momentum mempererat komitmen bersama dalam mendorong kemajuan daerah sebagai bagian dari kemajuan nasional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkab Kuningan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Upacara Hari Otda ke-30 di Kuningan Jadi Momentum Evaluasi Kinerja Daerah

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!