Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 25 JANUARI 2026 • 19:26 WIB

Komisi IV DPR RI Dorong Percepatan Inovasi Pertanian di Bogor

Komisi IV DPR RI Dorong Percepatan Inovasi Pertanian di BogorKomisi IV DPR RI Dorong Percepatan Inovasi Pertanian di Bogor

JAWA BARAT - Kunjungan kerja Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) ke Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian Hortikultura pada 22 Januari 2026 menjadi momentum penting dalam mendorong percepatan pemanfaatan inovasi pertanian. Upaya ini ditujukan untuk memperkuat kemandirian pangan, khususnya bagi lebih dari 4.000 tenaga ahli dan masyarakat di Kota Bogor.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menilai kunjungan tersebut menegaskan posisi strategis Kota Bogor sebagai rumah bagi sekitar 50 lembaga penelitian yang selama ini aktif menghasilkan teknologi pertanian siap guna bagi petani.

Menurut Dedie, keberadaan ekosistem riset tersebut menjadi landasan utama dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025–2045, yang menargetkan Bogor berkembang sebagai kota berbasis sains kreatif, maju, dan berkelanjutan.

“Ini menunjukkan pentingnya peran lembaga riset, perguruan tinggi, dan para ahli di Kota Bogor yang telah memberi kontribusi nyata bagi Indonesia,” ujar Dedie.

Baca juga: Prasasti Tarumanegara di Bogor Direlokasi

Ia juga menyoroti perubahan tantangan sektor pertanian yang kini tidak lagi sebatas perubahan iklim, tetapi telah mengarah pada potensi bencana iklim. Kondisi tersebut, kata Dedie, menuntut hadirnya inovasi konkret agar ketahanan pangan tetap terjaga.

Dalam kunjungan itu, Komisi IV DPR RI meninjau sejumlah hasil penelitian, mulai dari ayam kampung unggul generasi baru, inovasi hortikultura, hingga teknologi hilirisasi yang dinilai siap diimplementasikan oleh masyarakat.

Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi, memberikan perhatian khusus pada ayam kampung unggul yang mampu memproduksi hingga 250 butir telur per ekor per tahun, serta bawang berukuran besar hasil riset lembaga tersebut.

“Dari hasil yang kami lihat, Komisi IV akan mendorong agar inovasi ini dapat diperluas pemanfaatannya ke berbagai daerah, sehingga swasembada telur dan bawang bisa segera terwujud,” kata Siti.

Baca juga: Menelusuri Lapisan Sejarah di Museum Situs Pasir Angin Bogor

Ia menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPR RI, guna memastikan penelitian di sektor pertanian berjalan efektif serta memberi dampak nyata bagi penguatan produksi nasional dan pengurangan ketergantungan impor.

Sementara itu, Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian Hortikultura, Fadjry Djufry, menjelaskan bahwa proses riset membutuhkan waktu panjang. Ia mencontohkan, pengembangan satu varietas mangga unggul dapat memakan waktu hingga satu dekade.

“Tanpa menyiapkan varietas baru dan teknologi pendukungnya, kita akan terus tertinggal,” ujarnya.

Fadjry menambahkan, dukungan dari Komisi IV DPR RI menjadi motivasi bagi para peneliti untuk terus menghadirkan inovasi yang berkontribusi pada penguatan kemandirian pangan nasional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Jabarprov.go.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Komisi IV DPR RI Dorong Percepatan Inovasi Pertanian di Bogor

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!