Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 25 JANUARI 2026 • 19:11 WIB

Wali Kota Bandung Dorong Literasi Finansial Demi Ketahanan Ekonomi Warga

Wali Kota Bandung Dorong Literasi Finansial Demi Ketahanan Ekonomi WargaWali Kota Bandung Dorong Literasi Finansial Demi Ketahanan Ekonomi Warga

JAWA BARAT - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan bahwa literasi keuangan menjadi fondasi utama bagi masyarakat untuk mencapai kebebasan ekonomi yang berkelanjutan. Hal itu ia sampaikan saat membuka Seminar Kebebasan Finansial Melalui Entrepreneurship dan Bisnis di Graha Sanusi IKA, Universitas Padjadjaran, Jumat (24/1/2026).

Menurut Farhan, seminar ini dirancang untuk membekali masyarakat dengan pengetahuan praktis tentang pengelolaan keuangan, khususnya bagi generasi muda yang saat ini menghadapi tekanan biaya hidup yang semakin tinggi serta penurunan daya beli.

Ia menekankan bahwa pemahaman terhadap pengelolaan tabungan dan keuangan pribadi merupakan langkah awal untuk menjaga stabilitas ekonomi, terutama ketika seseorang memasuki masa tidak lagi produktif.

“Kebebasan finansial tidak mungkin tercapai tanpa literasi keuangan. Jika tidak memiliki pemahaman yang cukup, semua potensi yang ada tidak akan berjalan optimal,” ujar Farhan.

Farhan juga mengingatkan pentingnya perencanaan jangka panjang bagi para profesional. Ia mendorong pekerja untuk mulai memikirkan sumber penghasilan alternatif melalui kewirausahaan atau pemilihan instrumen investasi yang aman dan sesuai.

Baca juga: Memahami Takdir dalam Islam: Makna, Jenis, dan Hikmahnya

“Mereka yang hari ini nyaman sebagai profesional perlu mempersiapkan masa depan. Ketika waktunya selesai, harus sudah ada usaha sendiri atau pilihan investasi yang tepat,” katanya.

Ia melanjutkan, setiap individu perlu membangun cadangan ekonomi dengan menciptakan lebih dari satu sumber pendapatan agar ketahanan finansial keluarga tetap terjaga. Menurutnya, produktivitas manusia memiliki batas waktu, sehingga diperlukan strategi bertahan yang realistis. “Umur bisa panjang, tetapi belum tentu produktif. Justru produktivitas itulah yang harus dirancang sejak sekarang,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Farhan juga memaparkan kondisi sosial ekonomi Kota Bandung. Tingkat kemiskinan tercatat menurun menjadi 3,78 persen atau sekitar 99 ribu jiwa. Namun, garis kemiskinan justru meningkat hingga Rp644.000 per bulan. Kondisi ini berdampak pada daya beli masyarakat yang rata-rata hanya sekitar Rp35.000 per hari.

Situasi tersebut, menurut Farhan, memperkuat urgensi edukasi keuangan agar risiko kerentanan ekonomi rumah tangga dapat ditekan. Ia menilai generasi muda saat ini menghadapi tantangan besar, mulai dari sulitnya memiliki hunian hingga dominasi lapangan kerja sektor informal dan gig worker.

“Kelas menengah harus memiliki ketahanan finansial. Dan kekuatan itu hanya bisa dibangun melalui kebebasan finansial,” ujarnya.

Baca juga: Mengenal Masjid Raya Al Jabbar, Ikon Religi dan Kebanggaan Jawa Barat

Farhan berharap, forum ini dapat melahirkan rekomendasi kebijakan berbasis kebutuhan riil masyarakat yang dapat dimanfaatkan Pemerintah Kota Bandung. Ia juga menyebut hasil seminar dapat menjadi bahan rujukan dalam mempersiapkan aparatur sipil negara menjelang masa purnatugas.

Seminar ini turut dihadiri Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini, Ketua Dewan Pembina IKA Unpad Burhanuddin Abdullah, serta jajaran pimpinan Universitas Padjadjaran.

Hadir pula Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor, Direktur Operasional PT Taspen Tribuna Phitera Djasa, Direktur Operasional PT Bank BNI Ronny Venir, dan CEO PT Samuel Aset Manajemen Agus B. Januar.

Rekaman lengkap kegiatan dapat disaksikan melalui kanal YouTube IKA Universitas Padjadjaran.
 
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Jabarprov.go.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Wali Kota Bandung Dorong Literasi Finansial Demi Ketahanan Ekonomi Warga

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!