Pemkab Kuningan Gaet Investor Lewat Gelaran “Kuningan Adiluhung” di Jakarta (Pemkab Kuningan)
JAWA BARAT - Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama Yayasan Adiluhung Indonesia menyelenggarakan kegiatan Kuningan Adiluhung di Jakarta, Rabu (18/9). Acara ini menjadi ruang strategis untuk mempertemukan pemerintah daerah dengan pemangku kepentingan serta calon investor, sekaligus ajang promosi potensi daerah secara langsung.
Dalam sambutannya, Bupati Kuningan menekankan bahwa daerahnya memiliki berbagai keunggulan yang siap dikembangkan. Sektor pertanian, pariwisata, energi terbarukan, hingga ekonomi kreatif disebut sebagai bidang prioritas yang akan digarap dengan prinsip pembangunan berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Tidak hanya sebatas paparan, forum tersebut juga membuka ruang dialog. Pemerintah daerah memberikan jawaban atas pertanyaan serta harapan para investor. Diskusi berlangsung dinamis dengan nuansa kolaboratif, sehingga para calon penanam modal memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai peluang usaha di Kuningan, termasuk dukungan regulasi yang telah dipersiapkan pemerintah.
Baca juga: Bupati Kuningan Tinjau Latihan Paskibra SMPN 1 Lebakwangi, Angkat Tema Stop Bully
Dari forum ini, beberapa kesepakatan awal berhasil dicapai. Selain kerja sama peningkatan layanan publik bersama mitra strategis, terdapat juga komitmen investasi dari sektor swasta. Salah satunya adalah rencana pendirian pabrik sepatu dengan estimasi nilai investasi mencapai Rp1,2 hingga Rp1,8 triliun. Proyek tersebut diperkirakan dapat menyerap tenaga kerja 2.000–3.000 orang pada tahap awal, dan secara bertahap meningkat hingga 5.000–7.000 orang.
Pemkab Kuningan Gaet Investor Lewat Gelaran “Kuningan Adiluhung” di Jakarta (Pemkab Kuningan)
“Kami membuka peluang sebesar-besarnya bagi investor yang berkomitmen membangun Kuningan. Investasi ini bukan semata soal pertumbuhan ekonomi, tapi juga peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, saya minta jajaran perangkat daerah segera menindaklanjuti hasil forum ini, terutama dalam hal kemudahan perizinan,” ujar Bupati.
Ia juga menegaskan pentingnya dukungan masyarakat dalam menjaga iklim investasi yang sehat dan kondusif. “Kalau ingin keluar dari masalah kemiskinan dan pengangguran, kita harus bersama-sama mengawal proses ini. Saya akan bersikap tegas bila ada pihak yang berusaha menghambat,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Rigen H. dari PT Tahodong Jakarta—perusahaan manufaktur sepatu olahraga—mengungkapkan ketertarikannya menanamkan modal di Kuningan.
Baca juga: Forum Kuningan Adiluhung 2025 Perkuat Jejaring Kolaborasi Lintas Sektor
“Potensinya sangat menjanjikan, khususnya di wilayah Kuningan Timur. Saya baru benar-benar melihat peluang besar setelah mengikuti kegiatan ini. Kuningan ibarat raksasa yang sedang terbangun, dengan sumber daya alam, sumber daya manusia, iklim usaha kondusif, serta hubungan harmonis antara pengusaha dan pekerja. UMR juga cukup kompetitif, sehingga kami semakin terdorong untuk berinvestasi,” ungkapnya.
Dengan terselenggaranya Kuningan Adiluhung, Pemkab Kuningan menegaskan komitmennya untuk menciptakan iklim investasi yang transparan, sehat, dan berkeadilan, sekaligus mendorong transformasi ekonomi menuju daerah yang lebih maju dan sejahtera.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkab Kuningan