Jumat, 10 JULI 2026 • 22:00 WIB

Longsoran TPT di Jatinangor Sumedang Tewaskan Pekerja, Evakuasi Berlangsung 1,5 Jam

Author

Longsoran TPT di Jatinangor Sumedang Tewaskan Pekerja, Evakuasi Berlangsung 1,5 Jam

JAWA BARAT - Tim gabungan berhasil mengevakuasi seorang pekerja bangunan yang tertimbun material longsoran tembok penahan tebing (TPT) di lokasi pembangunan rumah kos di Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Proses evakuasi berlangsung sekitar satu hingga satu setengah jam.

Kapolsek Jatinangor, Kompol Rogers Thomas, mengatakan korban ditemukan setelah tertimbun material runtuhan TPT setinggi kurang lebih delapan meter dengan kedalaman timbunan sekitar 50 sentimeter.

"Korban tertimbun ditemukan kurang lebih satu jam sampai satu setengah jam dari proses evakuasi dilakukan dengan kedalaman timbunan kurang lebih 50 sentimeter dan tinggi TPT sekitar delapan meter," ujar Rogers di Sumedang, Jumat.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.45 WIB. Saat itu para pekerja telah menyelesaikan persiapan pengerjaan fondasi bangunan rumah kos dan bersiap menghentikan aktivitas untuk menunaikan Shalat Jumat.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan Rogers, longsoran diduga dipicu oleh getaran dari aktivitas penggalian yang menyebabkan fondasi gantung di bagian atas ambruk dan menimpa dua orang pekerja.

Dari dua pekerja yang berada di area tersebut, satu orang berhasil menyelamatkan diri meski mengalami luka pada bagian bahu dan pelipis. Sementara itu, satu pekerja lainnya tidak sempat keluar dari lokasi galian hingga akhirnya tertimbun material longsoran.

"Sebenarnya ada dua pekerja yang tadi sudah diwanti-wanti sama mandor untuk keluar dari tempat kerja atau dari fondasi yang digali. Yang meninggal dunia masih memperbaiki tali sepatu atau masih memakai sepatu, jadi tidak sempat menyelamatkan diri," kata Rogers.

Ia menjelaskan, saat kejadian terdapat delapan pekerja yang sedang berada di lokasi proyek pembangunan rumah kos tersebut.

Baca juga: Pelihara Ekosistem Perairan, Diskanak Kuningan Tebar 100 Ribu Benih Ikan

Proses evakuasi korban berlangsung cukup sulit lantaran petugas harus mengangkat material reruntuhan TPT yang berukuran besar dan memiliki bobot berat.

"Karena reruntuhan itu, patahan-patahan fondasi sangat besar dan berat. Itu cor-coran dengan batu alam juga, jadi sedikit kesulitan untuk diangkat sehingga dipecah-pecahkan dan bercampur dengan tanah," ujarnya.

Korban yang mengalami luka telah dievakuasi ke Rumah Sakit Universitas Padjadjaran (Unpad) untuk menjalani perawatan medis. Sementara jenazah korban dibawa ke Puskesmas Jatinangor sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Usai kejadian, kepolisian bersama pemerintah desa menghentikan sementara aktivitas pembangunan di lokasi tersebut. Garis polisi juga telah dipasang sebagai bagian dari proses penyelidikan, sekaligus mengimbau pemilik bangunan dan masyarakat sekitar agar tetap waspada mengingat masih terdapat potensi terjadinya longsor susulan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

Author

Yudo Utomo

ZCreators
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU