JAWA BARAT - Transportasi angkutan kota dan desa masih menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat di berbagai wilayah Jawa Barat. Berdasarkan data Dinas Perhubungan yang diperbarui pada 25 Mei 2026, Kabupaten Sumedang menempati posisi pertama sebagai wilayah dengan jumlah angkutan kota/desa aktif terbanyak di Jawa Barat, mencapai 6.724 unit.
Posisi kedua ditempati oleh Kabupaten Bogor dengan 5.236 unit, disusul Kabupaten Sukabumi sebanyak 3.556 unit. Sementara itu, Kota Banjar berada di peringkat keempat dengan 2.684 unit, dan Kabupaten Cianjur melengkapi lima besar dengan 2.402 unit angkutan aktif.
Baca juga: Keluhan Warga Soal Jalan Tergenang di Lampu Merah Cikampek Kembali Mengemuka
Di posisi berikutnya, Kabupaten Garut memiliki 2.123 unit angkutan kota/desa aktif. Kota Sukabumi menempati peringkat ketujuh dengan 2.092 unit, diikuti Kabupaten Bandung sebanyak 2.033 unit.
Sementara itu, Kota Depok dan Kabupaten Purwakarta masuk dalam daftar 10 besar dengan masing-masing 1.487 unit dan 1.398 unit kendaraan yang masih beroperasi.
Data ini menunjukkan bahwa wilayah-wilayah dengan cakupan geografis luas dan mobilitas masyarakat yang tinggi masih mengandalkan angkutan kota/desa sebagai salah satu moda transportasi utama.
Dominasi Sumedang dan Bogor juga mengindikasikan masih besarnya kebutuhan layanan transportasi publik berbasis angkutan di daerah penyangga dan kawasan penghubung antarwilayah.
Berikut 10 wilayah dengan jumlah angkutan kota/desa aktif terbanyak di Jawa Barat:
- Kabupaten Sumedang – 6.724 unit
- Kabupaten Bogor – 5.236 unit
- Kabupaten Sukabumi – 3.556 unit
- Kota Banjar – 2.684 unit
- Kabupaten Cianjur – 2.402 unit
- Kabupaten Garut – 2.123 unit
- Kota Sukabumi – 2.092 unit
- Kabupaten Bandung – 2.033 unit
- Kota Depok – 1.487 unit
- Kabupaten Purwakarta – 1.398 unit
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/urangpurwakarta