Rabu, 20 MEI 2026 • 17:25 WIB

PDAU Kuningan Jalin Kerja Sama Pengembangan Wisata dan Pemberdayaan UMKM

Author

PDAU Kuningan Jalin Kerja Sama Pengembangan Wisata dan Pemberdayaan UMKM

JAWA BARAT - Perumda Aneka Usaha (PDAU) Kabupaten Kuningan terus memperluas pengembangan usaha melalui kolaborasi strategis dengan sektor swasta. Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama PT Toyamilindo dan PT Polaris Multiservis Paramita (PT PMP) di Ruang Kerja Bupati Kuningan, Rabu (20/5/2026).

Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya memperkuat peran badan usaha milik daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, pengembangan sektor pariwisata, serta pemberdayaan masyarakat lokal.

Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, mengapresiasi inisiatif PDAU bersama para mitra yang dinilai mampu membuka peluang kolaborasi baru bagi pengembangan potensi daerah.

Ia berharap sinergi tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekaligus memperluas promosi pariwisata dan produk unggulan asli Kuningan.

Baca juga: Mahkota Binokasih Resmi Kembali ke Sumedang Usai Kirab Tatar Sunda

Melalui kemitraan tersebut, PDAU ditargetkan mampu memperluas lini usaha sekaligus memperkuat perannya sebagai motor penggerak ekonomi daerah, khususnya dalam pemasaran produk lokal.

Selain aspek ekonomi, Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai budaya dan kearifan lokal dalam pengembangan destinasi wisata. Menurutnya, modernisasi tidak boleh menghilangkan tradisi yang telah hidup dan diwariskan di tengah masyarakat, termasuk tradisi Kawin Cai di kawasan Balong Dalem.

PDAU Kuningan Jalin Kerja Sama Pengembangan Wisata dan Pemberdayaan UMKM

Direktur PDAU Kabupaten Kuningan, Adang Kurniawan, S.E., menjelaskan bahwa kerja sama dengan PT Toyamilindo selaku produsen air minum kemasan merek Mountoya mencakup program co-branding dengan menjadikan Mountoya sebagai official drinking water sektor pariwisata Kabupaten Kuningan.

Selain itu, kemitraan juga diarahkan pada penguatan distribusi melalui jaringan pemasaran PDAU serta peningkatan mutu produk lewat program pelatihan. Sementara itu, kerja sama dengan PT Polaris Multiservis Paramita difokuskan pada pengembangan dan optimalisasi pengelolaan destinasi wisata Leuweung Monyet Cibeureum dan Balong Dalem.

Pengembangan kawasan wisata tersebut akan mengedepankan pemberdayaan masyarakat sekitar melalui prioritas penyerapan tenaga kerja lokal serta penyediaan ruang usaha bagi pelaku UMKM.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setda Kabupaten Kuningan, Rinekawiati Soelaeman, M.T., M.PP, menyebut kerja sama tersebut diharapkan mampu memperkuat kinerja serta kesehatan keuangan PDAU melalui dukungan investasi dan dana partisipasi awal dari mitra usaha.

Baca juga: Ide Spot Kencan Estetik dan Murah di Purwakarta untuk Akhir Pekan

Menurutnya, penandatanganan dua nota kesepahaman ini menjadi penanda positif terhadap perkembangan PDAU yang terus menunjukkan kondisi semakin sehat dan produktif. Ke depan, PDAU diharapkan mampu menjadi salah satu penggerak utama ekonomi daerah yang memberi ruang bagi UMKM, sektor industri, hingga petani, termasuk melalui kerja sama yang sebelumnya telah dijalin bersama Rumah Tani Nusantara.

Kegiatan penandatanganan MoU tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah, para asisten daerah, Inspektur, Kepala BPKAD, Kepala Bappeda, Kepala Disporapar, Kepala Diskopdagperin, Kepala Diskominfo, serta jajaran Direksi dan Dewan Pengawas PDAU Kabupaten Kuningan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkab Kuningan

Author

Yudo Utomo

ZCreators
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU