Kamis, 30 APRIL 2026 • 19:18 WIB

Bupati Kuningan Lantik Pejabat Tinggi Pratama, Tekankan Amanah dan Kinerja

Author

Bupati Kuningan Lantik Pejabat Tinggi Pratama, Tekankan Amanah dan Kinerja

JAWA BARAT - Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, melantik sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan pada Rabu (29/4/2026). Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan Keputusan Bupati Kuningan Nomor 562 Tahun 2026.

Adapun pejabat yang dilantik meliputi Tatiek Ratna Mustika sebagai Kepala Dinas Sosial, Aries Susandi sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan, Rangga Apriatna sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta H. Apip Ropi’i sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Selain itu, dilakukan pula pengangkatan pejabat administrator dan pengawas di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil berdasarkan keputusan Kementerian Dalam Negeri. Mereka di antaranya Didi Ahyana sebagai Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan, Agha Adhinugraha sebagai Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan, serta Denni Abdurahim sebagai Kepala Subbagian Keuangan.

Baca juga: Bupati Kuningan Hadiri Pelantikan Pengurus DPD PUI Periode 2026–2031

Dalam arahannya, Bupati Dian menegaskan bahwa jabatan bukan sekadar bentuk penghargaan, melainkan amanah yang menuntut tanggung jawab dan dedikasi tinggi. Ia memilih kawasan Cadas Poleng sebagai lokasi pelantikan dengan pertimbangan filosofis, yakni sebagai titik awal pendakian menuju puncak Gunung Ciremai.

Bupati Kuningan Lantik Pejabat Tinggi Pratama, Tekankan Amanah dan Kinerja

Menurutnya, hal tersebut menggambarkan perjalanan para pejabat yang baru dilantik, di mana tantangan ke depan akan semakin kompleks seiring dengan meningkatnya tanggung jawab. Ia mengingatkan agar para pejabat tetap berpegang pada aturan dalam menghadapi berbagai dinamika.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa birokrasi saat ini dituntut untuk bergerak cepat, adaptif, serta mampu memberikan solusi konkret bagi masyarakat. Keberhasilan, kata dia, tidak lagi diukur dari sekadar pelaksanaan program, melainkan dari dampak nyata yang dirasakan publik.

Dalam konteks tersebut, para pejabat didorong untuk menghadirkan inovasi dan meninggalkan pola kerja yang tidak lagi relevan. Ia juga menegaskan bahwa kinerja akan dievaluasi secara berkala dengan indikator yang terukur, mencakup disiplin, konsistensi, serta capaian nyata.

Baca juga: Cuaca Ekstrem Pancaroba, Dinkes Kuningan Imbau Warga Jaga Daya Tahan Tubuh

Bupati juga menggarisbawahi pentingnya keteladanan dalam kepemimpinan. Seorang pemimpin, menurutnya, tidak hanya dinilai dari apa yang disampaikan, tetapi juga dari sikap dan tindakan yang ditunjukkan.

Menutup arahannya, ia mengajak seluruh pejabat yang dilantik untuk bekerja dengan integritas, pikiran terbuka, dan semangat pengabdian. Ia menekankan bahwa nilai seorang pejabat tercermin dari kontribusi dan manfaat yang ditinggalkan bagi masyarakat.
 
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkab Kuningan

Author

Yudo Utomo

ZCreators
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU