JAWA BARAT - Tim gabungan Search and Rescue (SAR) berhasil menyelamatkan empat wisatawan yang terseret ombak saat berenang di Pantai Karangpapak, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Senin. Seluruh korban kemudian mendapatkan penanganan medis untuk memulihkan kondisi mereka.
Kepala Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Garut, Iptu Aep Saprudin, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, keempat korban merupakan wisatawan asal Kabupaten Bandung Barat yang sempat terbawa arus hingga ke tengah laut.
“Keempatnya sempat terseret arus ombak ke tengah laut dan menimbulkan kepanikan,” ujarnya.
Menurut Aep, kawasan pantai selatan, termasuk Pantai Karangpapak, saat ini dipadati pengunjung yang memanfaatkan libur Idul Fitri. Para wisatawan datang dari berbagai daerah, termasuk empat korban yakni Rizky (17), Yuda (18), Farel (17), dan Adril (18).
Peristiwa tersebut bermula ketika para korban berenang seperti biasa. Namun, salah satu dari mereka tiba-tiba terseret arus, disusul tiga rekannya yang juga ikut terbawa ombak.
Saat kejadian berlangsung, seorang anggota kepolisian, Briptu Bagus, yang tengah berpatroli di sekitar lokasi segera menuju titik kejadian untuk memberikan pertolongan.
Baca juga: Polisi Selidiki Temuan Kerangka Manusia di Hutan Banjarwangi Garut
Berkat kesigapan petugas bersama warga sekitar, keempat korban berhasil dievakuasi dari derasnya arus laut dan dibawa kembali ke daratan dalam kondisi selamat.
Aep menegaskan bahwa kejadian ini menjadi pengingat bagi para wisatawan agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di pantai, terutama terkait potensi arus laut yang dapat membahayakan.
Ia menambahkan, personel Satpolairud bersama instansi terkait terus bersiaga dan melakukan patroli rutin guna mengantisipasi kejadian serupa. Pengunjung juga diimbau untuk tidak berenang terlalu jauh dari bibir pantai demi keselamatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara