Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 28 FEBRUARI 2026 • 20:35 WIB

Rencana RKB di SLB-C Karya Bhakti Dikaji, Pemkab Garut Utamakan Aspek Keselamatan

Rencana RKB di SLB-C Karya Bhakti Dikaji, Pemkab Garut Utamakan Aspek KeselamatanRencana RKB di SLB-C Karya Bhakti Dikaji, Pemkab Garut Utamakan Aspek Keselamatan

JAWA BARAT -  Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, meninjau langsung Sekolah Luar Biasa (SLB) C Yayasan Karya Bhakti di Jalan RSU, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (26/2/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti rencana bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat berupa pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB). Namun, rencana tersebut masih memerlukan kajian lebih lanjut karena adanya persoalan terkait status lahan yang disebut-sebut sebagai kawasan hutan kota serta tingkat kerawanan bencana di lokasi.

Putri Karlina menegaskan, pemerintah daerah pada prinsipnya mendukung penuh peningkatan sarana pendidikan, khususnya bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Meski demikian, aspek keselamatan menjadi pertimbangan utama dalam setiap rencana pembangunan.

Rencana RKB di SLB-C Karya Bhakti Dikaji, Pemkab Garut Utamakan Aspek KeselamatanRencana RKB di SLB-C Karya Bhakti Dikaji, Pemkab Garut Utamakan Aspek Keselamatan

Ia menjelaskan, hasil peninjauan dilakukan untuk memastikan tidak ada kendala administratif maupun teknis. Namun, terdapat catatan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang menyebutkan lokasi tersebut berada pada kawasan rawan bencana. Hal ini menjadi perhatian serius mengingat pembangunan yang direncanakan berupa gedung baru, bukan sekadar perbaikan ringan.

Sebagai langkah antisipatif, Putri juga membuka kemungkinan pencarian lokasi alternatif yang dinilai lebih aman, terutama jika tersedia aset pemerintah yang telah memiliki bangunan. Menurutnya, keputusan harus mengedepankan aspek kemanusiaan, mengingat kegiatan pendidikan yang berlangsung melibatkan anak-anak berkebutuhan khusus.

Baca juga: Kejari Garut Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Korupsi Kredit BPR Intan Jabar

Ia menambahkan, risiko bencana harus dipertimbangkan secara matang karena berkaitan langsung dengan keselamatan jiwa.

Sementara itu, Kepala SLB-C Yayasan Karya Bhakti, Tintin Nurnaeni, menyampaikan bahwa bantuan yang diajukan ditujukan untuk pembangunan ruang kelas baru di lahan kosong milik Pemerintah Daerah yang berada di area sekolah.

Ketua Harian Yayasan Karya Bhakti, Sidi Pramono, juga memastikan status lahan tersebut merupakan aset pemerintah. Ia menjelaskan, sekolah tersebut telah berdiri sejak 1975 dan menempati lokasi saat ini sejak 1991. Dalam perjalanannya, sekolah pernah terdampak banjir bandang pada 2016 yang menyebabkan bangunan terendam hingga tiga meter dan merusak sejumlah dokumen penting.

Baca juga: Dedi Mulyadi Pastikan Seluruh Korban Banjir Pamarican Mendapat Bantuan

Pemerintah Kabupaten Garut selanjutnya akan berkoordinasi dengan BPBD serta dinas terkait untuk melakukan kajian teknis dan menentukan kelayakan lokasi pembangunan. Langkah tersebut diambil guna memastikan kegiatan belajar mengajar di SLB-C Karya Bhakti dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkab Cirebon

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Rencana RKB di SLB-C Karya Bhakti Dikaji, Pemkab Garut Utamakan Aspek Keselamatan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!