Rabu, 28 JANUARI 2026 • 05:23 WIB

Pemkab Sukabumi Resmikan IGD Puskesmas dan Jembatan Leuwi Reuming di Kalibunder

Author

Pemkab Sukabumi Resmikan IGD Puskesmas dan Jembatan Leuwi Reuming di Kalibunder

JAWA BARAT - Pemerintah Kabupaten Sukabumi meresmikan dua infrastruktur layanan publik di Kecamatan Kalibunder, Senin (26/1/2026). Fasilitas yang diresmikan yakni Unit Instalasi Gawat Darurat (IGD) UPTD Puskesmas Kalibunder serta Jembatan Gantung Leuwi Reuming yang berada di Desa Sukaluyu.

Kedua fasilitas tersebut diharapkan dapat memperkuat layanan kesehatan sekaligus memperlancar konektivitas antarwilayah yang berdampak pada aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat.

Bupati Sukabumi Asep Japar mengatakan, pembangunan sarana publik merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup warga. Menurutnya, keberadaan infrastruktur yang memadai akan mempercepat pelayanan dan membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat.

Ia juga mengimbau agar seluruh pihak turut menjaga fasilitas yang telah dibangun agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

“Saya mengajak masyarakat dan para pengguna jalan untuk bersama-sama merawat fasilitas ini agar manfaatnya bisa dirasakan dalam waktu yang lama,” ujar Asep Japar.

Baca juga: Bupati Sukabumi Resmikan Kantor Kecamatan Ciemas Usai Direhabilitasi


Jembatan Gantung Leuwi Reuming memiliki panjang sekitar 70 meter dan dibangun menggunakan anggaran dari APBD Kabupaten Sukabumi. Proses pembangunan jembatan tersebut diselesaikan dalam waktu kurang lebih 120 hari.

Keberadaan jembatan ini menjadi jalur alternatif penting yang menghubungkan sejumlah wilayah yang sebelumnya terputus akibat bencana. Asep Japar menuturkan, dampaknya sangat terasa bagi mobilitas warga. Jika sebelumnya perjalanan menuju Desa Sirnamekar harus ditempuh dengan jarak puluhan kilometer, kini dapat dilalui hanya dalam waktu sekitar lima menit.

“Selamat kepada masyarakat yang kini memiliki akses baru. Semoga jembatan ini benar-benar membawa manfaat, khususnya bagi peningkatan perekonomian warga,” katanya.

Sementara itu, Camat Kalibunder Sri Resmiati menjelaskan bahwa jembatan tersebut sebelumnya dibangun pada 2020 melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), namun rusak dan terputus akibat banjir bandang pada Desember 2024. Ia mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam memulihkan akses vital tersebut.

“Atas nama Forkopimcam dan masyarakat, kami menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan seluruh jajaran yang telah membangun kembali jembatan ini pascabencana,” ucap Sri Resmiati.
Menurutnya, keberadaan jembatan penghubung ini tidak hanya menghemat waktu tempuh, tetapi juga memperluas akses warga terhadap kegiatan ekonomi, pendidikan, dan sosial.

Hal serupa disampaikan tokoh masyarakat setempat, Latif Soleh. Ia menilai, pulihnya jalur penghubung antarwilayah memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan petani.

Baca juga: Pemkab Sukabumi Matangkan Rencana Implementasi Layanan Darurat 112

“Dulu dari Desa Sirnamekar ke Sukaluyu harus menempuh sekitar 20 kilometer. Sekarang cukup lima menit. Alhamdulillah, setelah jembatan ini dibangun kembali, petani bisa menjual hasil panen dengan harga yang lebih layak,” tutur Latif.

Dengan diresmikannya IGD Puskesmas Kalibunder dan Jembatan Gantung Leuwi Reuming, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap kualitas pelayanan kesehatan serta konektivitas wilayah semakin meningkat, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkab Sukabumi

Author

Yudo Utomo

ZCreators
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU