Jumat, 01 AGUSTUS 2025 • 13:07 WIB

Waspada Modus Penipuan Digital Berkedok Undangan APK, Diskominfo Kuningan Keluarkan Imbauan Resmi

Author

Waspada Modus Penipuan Digital Berkedok Undangan APK, Diskominfo Kuningan Keluarkan Imbauan Resmi (Pemkab Kuningan)

JAWA BARAT - Masyarakat Kabupaten Kuningan diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bentuk-bentuk penipuan digital yang semakin berkembang. Setelah sebelumnya muncul kasus penipuan bermodus permintaan dana dengan mengatasnamakan Bupati Kuningan, lalui aplikasi WhatsApp, Rabu (30/07/2025).Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, kini beredar modus baru berupa file dengan format .apk berjudul “undangan” yang dikirim me

Pesan ini dikirimkan dari nomor WhatsApp yang diduga telah diretas oleh pihak tidak bertanggung jawab. File yang dikirim diberi nama undangan.apk, sehingga sekilas tampak seperti undangan digital resmi, padahal berisi program berbahaya (malware) yang dapat membahayakan data pengguna.

“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak membuka atau menginstal file bertajuk ‘undangan.apk’ yang dikirim oleh nomor yang mengatasnamakan Bupati maupun ajudan beliau. File tersebut merupakan aplikasi jahat yang bisa mengambil alih kendali akun WhatsApp pengguna,” tegas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kuningan, Drs. Ucu Suryana, M.Si.

Baca juga: Bupati Kuningan Terima Kunjungan Anggota Watimpres Habib Luthfi bin Yahya, Hadiri Haul Syekh Muhibat ke-11

Jika file tersebut terpasang di perangkat, pelaku berpotensi mengakses seluruh isi ponsel korban, termasuk membaca percakapan pribadi, menyamar sebagai korban, dan menghubungi kontak-kontak lain untuk melakukan penipuan lanjutan.

Sejumlah warga telah melaporkan menerima file serupa. Namun, sebagian besar tidak membuka file tersebut dan langsung mengonfirmasi kebenarannya ke instansi terkait.

“Saya sempat menerima file bernama undangan dari nomor yang mengaku sebagai Pak Bupati. Karena mencurigakan, saya tidak membuka file itu dan memilih menghubungi pihak Pemda,” ujar Andri, warga yang turut melaporkan kejadian tersebut.

Diskominfo Kabupaten Kuningan menegaskan bahwa Bupati maupun pejabat daerah lainnya tidak pernah mengirim file dalam format .apk, terlebih melalui pesan WhatsApp pribadi.

Imbauan Resmi kepada Masyarakat:

  • Jangan membuka atau menginstal file dengan ekstensi .apk yang dikirim dari sumber yang tidak dikenal.
  • Abaikan pesan WhatsApp mencurigakan, khususnya yang mencatut nama pejabat daerah.
  • Segera laporkan ke Diskominfo atau aparat penegak hukum apabila menerima pesan serupa.
  • Aktifkan fitur keamanan verifikasi dua langkah (2FA) pada aplikasi WhatsApp untuk meningkatkan perlindungan akun.

“Langkah antisipatif juga sudah kami ambil dengan berkoordinasi bersama pihak penyedia layanan dan tim keamanan siber untuk melacak serta memblokir nomor-nomor yang digunakan pelaku,” tambah Ucu Suryana.

Baca juga: Peringatan HAN ke-41 di Kuningan: Momentum Refleksi dan Penguatan Karakter Anak

Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada pesan yang menjanjikan hadiah, meminta data pribadi, atau mengarahkan untuk mengunduh file tertentu. Verifikasi langsung kepada pihak berwenang adalah langkah terbaik sebelum merespons informasi digital yang berpotensi menyesatkan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkab Kuningan

Author

Yudo Utomo

ZCreators
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU