Polda Jabar Pastikan Kerangka yang Ditemukan Bukan Korban Longsor Cisarua (Antara Foto)
JAWA BARAT - Kepolisian Daerah Jawa Barat menegaskan bahwa satu kantong berisi kerangka manusia yang diterima tim pada hari keenam operasi pencarian tidak berkaitan dengan peristiwa longsor di kawasan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Kepala Bidang Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, di Bandung, Kamis, mengatakan bahwa tim Disaster Victim Identification (DVI) memperoleh satu kantong jenazah berisi tulang-belulang dari posko Search and Rescue (SAR) untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan.
Hasil analisis forensik yang dikombinasikan dengan proses rekonsiliasi data ante-mortem dan post-mortem menunjukkan bahwa kerangka tersebut tidak berasal dari korban bencana longsor.
“Dari hasil pemeriksaan, tulang-belulang tersebut diperkirakan sudah berusia lebih dari satu tahun sehingga tidak memiliki keterkaitan dengan kejadian longsor,” ujar Hendra.
Berdasarkan kajian tim forensik dan DVI, Polda Jabar menduga kerangka tersebut berasal dari makam keluarga yang terdampak bencana, yang kemudian terbawa pergerakan tanah atau tergeser aktivitas alat berat saat proses penanganan di lokasi.
Baca juga: Sebanyak 41 Kantong Jenazah Korban Longsor Cisarua Berhasil Diidentifikasi
Dalam kesempatan yang sama, Hendra juga mengungkapkan adanya temuan khusus dalam proses identifikasi, yakni satu jenazah yang sempat tercatat berada di dua kantong berbeda. Setelah dilakukan pencocokan data forensik, kedua kantong tersebut dipastikan berasal dari individu yang sama dan kemudian digabungkan dalam satu identitas.
Dengan hasil tersebut, jumlah jenazah yang hingga kini belum teridentifikasi tercatat sebanyak 13 orang dan masih menjalani proses identifikasi lanjutan. Proses tersebut dilakukan melalui pencocokan data dari pihak keluarga serta pemeriksaan DNA apabila data pembanding belum tersedia.
Terkait penanganan jenazah, Polda Jabar mencatat saat ini masih terdapat 10 jenazah yang berada di rumah sakit, masing-masing enam di Rumah Sakit Sartika, dua di Rumah Sakit Cibabat, dan dua lainnya di Rumah Sakit Welas Asih.
Baca juga: Polda Jabar Luruskan Isu 108 Orang Hilang pada Longsor Cisarua
Selain itu, pada hari ini tim juga menerima tambahan tiga kantong jenazah dari posko Basarnas. Dua di antaranya berisi jenazah dalam kondisi utuh dan masih menjalani tahapan identifikasi.
Secara keseluruhan, hingga saat ini Polda Jabar telah menerima 55 kantong jenazah hasil evakuasi dari lokasi bencana. Dari jumlah tersebut, 41 jenazah telah berhasil diidentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara