Pemprov Jabar Perkuat Promosi Pariwisata Melalui Forum Indonesia-Yordania di Amman
JAWA BARAT - Pemerintah Provinsi Jawa Barat turut mempromosikan potensi pariwisata daerah dalam Seminar Pariwisata Indonesia bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta and West Java Tourism Showcase" yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yordania. Kegiatan tersebut berlangsung di Signia Hotel, Amman, pada Senin (20/7/2026).
Forum ini mempertemukan pelaku industri pariwisata Indonesia dan Yordania sebagai upaya membuka peluang kerja sama baru sekaligus memperkuat hubungan kemitraan sektor pariwisata antara kedua negara. Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat diwakili Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat Iendra Sofyan bersama Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Jawa Barat, Daniel Nugraha.
Duta Besar Republik Indonesia untuk Yordania dan Palestina, H.E. Ade Padmo Sarwono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan seminar menjadi wujud semakin eratnya hubungan kerja sama pariwisata antara Indonesia dan Yordania. Ia berharap kegiatan tersebut mampu memperkuat kolaborasi antarpemerintah sekaligus memperluas peluang kerja sama business-to-business (B2B) yang berdampak pada peningkatan arus kunjungan wisatawan dari kedua negara.
Pemprov Jabar Perkuat Promosi Pariwisata Melalui Forum Indonesia-Yordania di Amman
Dalam seminar tersebut, berbagai potensi destinasi wisata Indonesia, khususnya dari Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Jawa Barat, diperkenalkan kepada para peserta. Beragam daya tarik yang ditampilkan mencakup wisata alam, kekayaan budaya, kuliner khas, destinasi belanja, hingga situs-situs bersejarah yang menjadi bagian dari kekayaan pariwisata Indonesia.
Melalui pemaparan yang disampaikan, KBRI menegaskan komitmennya untuk terus memperluas promosi destinasi wisata Indonesia di pasar Yordania. Upaya tersebut juga diarahkan untuk mendorong pengembangan paket perjalanan yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan wisatawan asal kawasan Timur Tengah.
Usai seminar, para peserta berkesempatan mengunjungi stan pameran yang diisi oleh asosiasi perjalanan wisata Indonesia. Agenda tersebut dimanfaatkan sebagai ruang pertemuan antara buyer dan seller untuk membahas potensi paket wisata, peluang kemitraan bisnis, serta strategi pengembangan pasar pariwisata.
Baca juga: Pariwisata Ramah Muslim Makin Diminati, ACES Jadi Standar Penilaian Destinasi
Rangkaian kegiatan ditutup dengan jamuan makan malam dan sesi networking yang menjadi wadah mempererat hubungan antarpelaku industri. Setelah itu, delegasi pariwisata Indonesia melanjutkan agenda di Yordania melalui sejumlah pertemuan business matching bersama perusahaan perjalanan setempat guna memperkuat kerja sama komersial di bidang pariwisata.
Seminar tersebut juga dihadiri Presiden Jordan-Indonesia Business Council (JIBC) Suhail Saidi, perwakilan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, serta sejumlah anggota asosiasi pariwisata dan biro perjalanan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Disparbud Jabar