Pariwisata Bandung Melesat, Masuk Tiga Besar Destinasi Favorit di Asia
JAWA BARAT - Kota Bandung kembali mencatatkan capaian positif di sektor pariwisata internasional. Berdasarkan laporan terbaru dari platform perjalanan digital Agoda, Bandung masuk dalam tiga besar destinasi wisata dengan pertumbuhan tercepat di Asia.
Dalam daftar tersebut, Bandung menempati peringkat ketiga, sejajar dengan destinasi lain seperti Sa Pa di Vietnam dan Okayama di Jepang.
Penilaian ini disusun berdasarkan data pemesanan akomodasi sepanjang 2025 yang dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya, sehingga mencerminkan peningkatan minat wisatawan secara signifikan.
Pariwisata Bandung Melesat, Masuk Tiga Besar Destinasi Favorit di Asia
Capaian tersebut menunjukkan bahwa daya tarik Bandung terus mengalami peningkatan, baik di kalangan wisatawan domestik maupun mancanegara. Keunggulan kota ini ditopang oleh lanskap alam pegunungan, udara yang relatif sejuk, serta kekayaan budaya dan kuliner yang menjadi identitas khasnya.
Selain itu, pertumbuhan sektor pariwisata Bandung turut didukung oleh bertambahnya pilihan destinasi, peningkatan kapasitas akomodasi, serta perkembangan ekonomi kreatif yang semakin dinamis. Kondisi ini memungkinkan Bandung menghadirkan pengalaman wisata yang beragam, mulai dari wisata alam, belanja, hingga kuliner.
Citra Bandung sebagai “Paris van Java” juga menjadi nilai tambah tersendiri, didukung oleh keberadaan bangunan berarsitektur kolonial, kawasan heritage, serta reputasinya sebagai pusat fesyen dan kuliner. Kemudahan akses menuju kota ini turut memperkuat posisinya sebagai tujuan favorit untuk perjalanan singkat maupun liburan akhir pekan.
Baca juga: Makna di Balik Logo 80 Tahun Bandung Lautan Api, Simbol Semangat yang Tak Padam
Masuknya Bandung dalam tiga besar destinasi wisata Asia versi Agoda menjadi indikator positif bagi prospek pariwisata ke depan. Dengan potensi yang terus berkembang, Bandung dinilai memiliki peluang besar untuk memperkuat daya saing di tingkat global sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkot Bandung