Senin, 22 JUNI 2026 • 14:38 WIB

Festival Serabi Kesambi Dorong Pelestarian Warisan Kuliner dan Pertumbuhan UMKM

Author

Festival Serabi Kesambi Dorong Pelestarian Warisan Kuliner dan Pertumbuhan UMKM (Antara Foto)

JAWA BARAT - Wali Kota Cirebon Effendi Edo menilai Festival Serabi yang digelar di Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat, menjadi salah satu langkah strategis dalam menjaga keberlangsungan kuliner tradisional sekaligus mendukung pertumbuhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah tersebut.

Saat memberikan keterangan di Cirebon, Senin, Edo mengatakan serabi bukan sekadar makanan khas daerah yang memiliki cita rasa unik, tetapi juga merupakan bagian dari warisan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Cirebon.

Menurutnya, pelaksanaan Festival Serabi yang berlangsung pada Sabtu (20/6) mencerminkan komitmen pemerintah daerah untuk terus melestarikan kekayaan kuliner lokal agar tetap dikenal dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

“Festival Serabi ini merupakan bentuk apresiasi terhadap kekayaan kuliner tradisional. Serabi bukan hanya makanan khas, tetapi juga mengandung nilai kesabaran, ketekunan, dan kebersamaan,” ujar Edo.

Ia menambahkan, upaya menjaga eksistensi kuliner tradisional turut memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, khususnya bagi para pelaku UMKM yang bergerak di bidang kuliner.

Baca juga: Jabar dan Kalimantan Selatan Perkuat Kolaborasi Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Menurutnya, semakin luas kuliner tradisional diperkenalkan dan dikembangkan, semakin besar pula peluang yang tercipta untuk menggerakkan ekonomi masyarakat serta meningkatkan daya saing UMKM lokal.

“Ketika kuliner tradisional terus diperkenalkan dan dikembangkan, hal itu sekaligus membuka ruang bagi tumbuhnya ekonomi masyarakat serta memperkuat daya saing UMKM daerah,” katanya.

Edo juga memberikan apresiasi kepada Kecamatan Kesambi yang menjadikan Festival Serabi sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-599 Cirebon. Ia menilai langkah tersebut menunjukkan bahwa kuliner tradisional masih memiliki tempat dan potensi untuk terus berkembang di tengah masyarakat.

“Saya mengapresiasi Kecamatan Kesambi yang mengangkat Festival Serabi sebagai kegiatan utama. Ini menunjukkan bahwa potensi kuliner lokal masih sangat kuat,” ujarnya.

Baca juga: Jabar Sabet Most Promising Muslim-Friendly Region of The Year di Ajang Global Summit 2026

Sementara itu, Camat Kesambi Eko Budiyanto mengungkapkan Festival Serabi merupakan kegiatan perdana yang diselenggarakan di Kota Cirebon dengan melibatkan puluhan pelaku UMKM.

Ia menjelaskan, serabi dipilih sebagai ikon festival karena memiliki filosofi yang erat dengan kehidupan masyarakat, yakni mengajarkan kesabaran, kebersamaan, serta pentingnya menghargai proses yang tidak instan.

“Serabi mengajarkan bahwa sesuatu yang sederhana bisa menjadi istimewa jika dibuat dengan ketekunan. Itu filosofi yang ingin kami angkat,” kata Eko.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

Author

Yudo Utomo

ZCreators
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU