Senin, 22 JUNI 2026 • 14:17 WIB

BPS Catat Jutaan Pelaku Usaha di Jabar, Dedi Mulyadi Ikut Jadi Responden Sensus Ekonomi

Author

BPS Catat Jutaan Pelaku Usaha di Jabar, Dedi Mulyadi Ikut Jadi Responden Sensus Ekonomi (Antara Foto)

JAWA BARAT - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan dirinya memiliki sejumlah kegiatan usaha yang bergerak di berbagai sektor, mulai dari pertanian, peternakan, hingga pembuatan konten digital. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi responden dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung di kediamannya di Lembur Pakuan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Minggu.

Dalam sesi wawancara dengan petugas sensus, Dedi menjelaskan bahwa dirinya mengelola usaha peternakan yang mencakup ratusan ekor domba dan sapi. Selain itu, ia juga memiliki lahan persawahan yang hasil panennya dipasarkan.

Tak hanya bergerak di sektor agribisnis, Dedi mengaku turut menjalankan aktivitas sebagai kreator konten. Ia juga memiliki sejumlah bidang tanah, meski lahan tersebut tidak dimanfaatkan untuk kegiatan penyewaan.

Ketika ditanya mengenai dukungan sarana usaha di bidang pembuatan konten, termasuk keberadaan kantor khusus, Dedi menyatakan tidak memiliki bangunan kantor yang digunakan untuk menunjang aktivitas tersebut.

Baca juga: BPS Targetkan Data 5,54 Juta Pelaku Usaha dalam Sensus Ekonomi 2026 di Jawa Barat

Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 terhadap Gubernur Jawa Barat itu turut disaksikan oleh Wakil Ketua Badan Pusat Statistik (BPS) Sonny Harry Budiutomo Harmadi.

Dalam kesempatan yang sama, Sonny menyampaikan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Jawa Barat menargetkan pendataan terhadap sekitar 5,54 juta pelaku usaha dan 17,7 juta keluarga.

Menurut dia, besarnya jumlah pelaku usaha yang menjadi sasaran pendataan tidak terlepas dari tingginya jumlah penduduk di Jawa Barat.

Untuk mendukung pelaksanaan sensus tersebut, BPS mengerahkan sebanyak 40.573 petugas di seluruh wilayah Jawa Barat.

Baca juga: BPS Kota Bandung Kerahkan 2.000 Petugas untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Sonny menegaskan bahwa pendataan dilakukan secara langsung dengan metode kunjungan dari rumah ke rumah atau door to door. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjangkau berbagai jenis usaha, termasuk usaha berbasis digital yang kerap beroperasi tanpa identitas usaha atau papan nama yang terlihat secara fisik.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

Author

Yudo Utomo

ZCreators
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU