JAWA BARAT - Wakil Bupati Cirebon Agus Kurniawan Budiman meninjau langsung kawasan terdampak banjir rob di Desa Ambulu, Kecamatan Losari, pada Selasa (26/5/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus menyiapkan langkah penanganan terhadap dampak banjir yang berulang terjadi di wilayah pesisir tersebut.
Dalam peninjauan itu, Agus Kurniawan Budiman yang akrab disapa Jigus menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Cirebon akan segera melaksanakan penanganan jangka pendek dengan memperbaiki sejumlah titik tanggul yang mengalami kebocoran.
Menurutnya, dari total panjang tanggul yang telah dibangun sekitar 1,4 kilometer, terdapat beberapa bagian yang perlu segera diperbaiki guna meminimalkan masuknya air rob ke permukiman warga.
“Dari total 1,4 kilometer tanggul yang telah dibangun, terdapat beberapa titik yang mengalami kebocoran. Insyaallah dalam waktu dekat, kami akan melakukan perbaikan sebagai langkah penanganan jangka pendek,” kata Jigus.
Selain langkah darurat, pemerintah daerah juga menyiapkan upaya jangka panjang melalui koordinasi dengan pemerintah pusat. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mencari solusi berkelanjutan terhadap persoalan banjir rob.
Baca juga: Ayah Tiri di Cianjur Ditangkap, Diduga Bunuh Anak Perempuan Berusia 16 Tahun
Jigus menjelaskan, koordinasi akan dilakukan bersama pemerintah desa dan perangkat daerah terkait untuk berkonsultasi dengan pemerintah pusat melalui Badan Otorita Penanggulangan Pantai Utara Jawa yang berada di bawah koordinasi kementerian terkait.
“Untuk penanganan jangka panjang, sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah, kami akan berkoordinasi dengan kuwu dan dinas terkait untuk berkonsultasi dengan pemerintah pusat,” ujarnya.
Di samping penanganan infrastruktur, Pemerintah Kabupaten Cirebon juga menyiapkan dukungan sosial bagi warga terdampak. Salah satunya melalui program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).
Berdasarkan informasi dari Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Desa Ambulu tahun ini akan memperoleh bantuan Rutilahu sebanyak lima unit.
“Untuk tahun ini, berdasarkan informasi dari Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Desa Ambulu akan menerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) sebanyak lima unit. Mudah-mudahan bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” tuturnya.
Baca juga: Polisi Sita 1.360 Butir Obat Keras Ilegal di Cikarang Selatan, Dua Pengedar Ditangkap
Dalam kesempatan yang sama, Jigus juga meninjau sejumlah fasilitas umum yang terdampak banjir rob, termasuk SDN 3 Ambulu. Ia mengatakan telah berkoordinasi dengan pihak sekolah guna mencari solusi agar genangan air tidak lagi memasuki area sekolah.
“Tadi kami sudah meninjau SDN 3 dan berkoordinasi dengan kepala sekolah. Selanjutnya kami akan merekomendasikan bantuan agar banjir tidak lagi masuk ke sekolah tersebut,” ucapnya.
Upaya penanganan banjir rob di Desa Ambulu melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah, di antaranya Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, serta instansi terkait lainnya.
Melalui berbagai langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Cirebon berharap penanganan dampak banjir rob dapat berjalan secara bertahap dan berkesinambungan, sehingga kebutuhan masyarakat terhadap perlindungan infrastruktur, layanan dasar, serta bantuan sosial dapat terpenuhi dengan lebih optimal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkab Cirebon