Minggu, 10 MEI 2026 • 17:32 WIB

Jembatan Garuda Jadi Akses Baru Penunjang Aktivitas Warga di Bekasi Utara

Author

Jembatan Garuda Jadi Akses Baru Penunjang Aktivitas Warga di Bekasi Utara

JAWA BARAT - Pemerintah Kabupaten Bekasi menyampaikan apresiasi kepada Korem 051/Wijayakarta dan Kodim 0509/Kabupaten Bekasi atas kontribusi mereka dalam pembangunan Jembatan Garuda di Jalan Raya Pertamina Sungai Bintaro, Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan.

Apresiasi tersebut disampaikan Asisten Daerah II Sekretariat Daerah Kabupaten Bekasi, Ani Gustini, yang mewakili Pelaksana Tugas Bupati Bekasi saat peresmian jembatan pada Jumat (8/5/2026).

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bekasi, kami menyampaikan penghargaan kepada Korem 051/Wijayakarta dan Kodim 0509/Kabupaten Bekasi yang telah menghadirkan karya nyata melalui program Karya Bakti TNI AD,” ujar Ani.

Menurutnya, keberadaan Jembatan Garuda memiliki peran penting dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kecamatan Babelan dan sekitarnya. Infrastruktur tersebut dinilai dapat mendukung kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus mempercepat aktivitas perekonomian warga.

Ani menyebut jembatan itu akan memudahkan distribusi barang dan jasa serta membuka akses ekonomi masyarakat menjadi lebih baik.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk terus menghadirkan pembangunan yang merata hingga ke wilayah desa dan pesisir, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

Baca juga: Kolaborasi Pemprov Jabar dan Kejaksaan Perkuat Pengawasan Bantuan Pendidikan

Selain itu, masyarakat diajak untuk bersama-sama menjaga dan merawat Jembatan Garuda agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Sementara itu, Komandan Korem 051/Wijayakarta Brigjen TNI Nugroho Imam Santoso yang diwakili Kepala Seksi Teritorial Korem 051/WKT Kolonel KAP Nanak Y menjelaskan bahwa pembangunan jembatan perintis merupakan bagian dari program percepatan pembangunan yang menjadi instruksi Presiden RI guna menjawab kebutuhan masyarakat di daerah.

Menurut Kolonel Nanak, pembangunan jembatan tidak semata dilihat dari ukuran atau nilainya, melainkan dari manfaat langsung yang dirasakan masyarakat, terutama untuk menunjang akses pendidikan, aktivitas ekonomi, hingga sektor pertanian.

Ia menyebut Jembatan Garuda menjadi salah satu contoh pembangunan infrastruktur dasar yang menyentuh kebutuhan warga secara langsung. Program serupa, lanjutnya, akan terus dilaksanakan di sejumlah titik lain di Kabupaten Bekasi.

Beberapa proyek yang tengah berjalan antara lain pembangunan jembatan gantung sepanjang 40 meter dan 60 meter di wilayah Sungai CBL dan Cibarusah.

Baca juga: Persija vs Persib, Pertarungan Gengsi Sekaligus Penentu Gelar Super League

Kolonel Nanak menambahkan, konsep jembatan perintis memang ditujukan untuk mendukung akses dasar masyarakat dengan kapasitas terbatas. Namun, khusus Jembatan Garuda, konstruksi dibuat lebih lebar agar kendaraan roda empat dapat melintas untuk mendukung distribusi hasil pertanian warga menuju pasar.

Ia juga menegaskan pemerintah akan terus menampung aspirasi masyarakat terkait kebutuhan pembangunan infrastruktur dasar, terutama di wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses.
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkab Bekasi

Author

Yudo Utomo

ZCreators
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU