Rabu, 22 APRIL 2026 • 16:28 WIB

Disnaker Bandung Gelar Job Fair 2026, Sediakan 3.528 Lowongan Kerja

Author

Disnaker Bandung Gelar Job Fair 2026, Sediakan 3.528 Lowongan Kerja

JAWA BARAT - Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) kembali menggelar bursa kerja atau Job Fair 2026 sebagai upaya menekan angka pengangguran sekaligus mendukung pemulihan ekonomi daerah. Kegiatan ini dirancang sebagai sarana yang mempertemukan pencari kerja dengan kebutuhan tenaga kerja dari berbagai sektor industri.

Dalam waktu dekat, salah satu agenda job fair akan berlangsung di Teras Sunda Cibiru 17 pada Sabtu, 25 April 2026. Sebanyak 3.528 lowongan pekerjaan dari 19 perusahaan disiapkan untuk menyerap tenaga kerja.

Kepala Disnaker Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana, menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan ini dilatarbelakangi masih tingginya tingkat pengangguran terbuka yang berada di atas rata-rata nasional. Selain itu, terdapat ketidaksesuaian antara kompetensi pencari kerja dengan kebutuhan industri yang terus berkembang, terutama setelah pandemi dan di tengah percepatan transformasi digital.

“Job fair ini bukan sekadar kegiatan rekrutmen, tetapi menjadi salah satu solusi untuk mempertemukan kebutuhan industri dengan potensi tenaga kerja yang tersedia,” ujar Yayan dalam talk show di Radio Sonata bersama PR FM, Selasa (21/4/2026).

Baca juga: Wali Kota Bandung Tekankan Kecepatan Respons Damkar di Tengah Kompleksitas Kota

Ia menambahkan, tahun ini partisipasi perusahaan berasal dari berbagai sektor. Kebutuhan tenaga kerja masih didominasi sektor manufaktur, ritel, perhotelan, serta food and beverage. Di sisi lain, sektor digital dan industri kreatif seperti teknologi informasi, pemasaran digital, hingga startup menunjukkan peningkatan kebutuhan yang cukup signifikan.

Disnaker Bandung Gelar Job Fair 2026, Sediakan 3.528 Lowongan Kerja

Ribuan lowongan yang tersedia mencakup berbagai jenjang, mulai dari posisi entry level hingga tenaga berpengalaman. Kondisi ini membuka peluang luas, khususnya bagi lulusan baru dan alumni SMK yang menjadi salah satu sasaran utama penyerapan tenaga kerja.

Selain menyediakan lowongan, Job Fair 2026 juga menghadirkan sejumlah program pendukung, seperti konsultasi karier, pelatihan penyusunan CV, coaching clinic, hingga seminar mengenai tren industri. Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan kesiapan dan daya saing pencari kerja di tengah persaingan yang semakin ketat.

Disnaker memastikan seluruh perusahaan peserta telah melalui proses verifikasi guna menjamin legalitas serta transparansi informasi lowongan. Selain itu, disediakan pula kanal pengaduan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi penipuan.

Kegiatan ini terbuka untuk umum, namun warga ber-KTP Kota Bandung mendapatkan prioritas dalam akses informasi dan pendampingan sebagai bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah.

Yayan menilai tantangan utama saat ini adalah kesenjangan antara kualifikasi tenaga kerja dan kebutuhan industri, ditambah keterbatasan akses informasi serta perubahan cepat akibat perkembangan teknologi.

Baca juga: Hari Kartini 2026, Farhan Ajak Perkuat Peran dan Kesetaraan Perempuan

Ia mengingatkan bahwa kemampuan digital, komunikasi, serta adaptasi menjadi faktor penting agar tenaga kerja mampu bertahan dan berkembang. Masyarakat pun diimbau untuk mempersiapkan diri secara matang sebelum mengikuti job fair, mulai dari kelengkapan dokumen hingga pemahaman terhadap perusahaan yang dituju.

“Job fair adalah pintu awal. Yang tidak kalah penting adalah terus meningkatkan keterampilan agar mampu bersaing di dunia kerja,” ujarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkot Bandung

Author

Yudo Utomo

ZCreators
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU