Kamis, 26 MARET 2026 • 12:15 WIB

Hari Pertama Kerja Usai Lebaran, Pelayanan Publik di Bandung Tuai Respons Positif

Author

Hari Pertama Kerja Usai Lebaran, Pelayanan Publik di Bandung Tuai Respons Positif

JAWA BARAT - Pelayanan publik di Kota Bandung pada hari pertama kerja setelah libur Idul fitri 1447 Hijriah mendapat tanggapan positif dari masyarakat. Sejumlah warga menilai layanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) berjalan cepat, mudah, dan memberikan kepuasan.

Salah satu warga, Yuni Wahyuni dari Jatihandap, Cicaheum, mengaku terbantu saat mengurus pengambilan dokumen akta kelahiran. Ia menilai proses pelayanan berlangsung efisien tanpa antrean panjang. “Pelayanannya sangat memuaskan. Antreannya tidak lama, prosesnya juga cepat dan dipermudah,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).

Meski demikian, Yuni berharap layanan tetap menyediakan opsi secara langsung bagi masyarakat yang belum terbiasa menggunakan sistem digital. “Online memang bagus, tapi layanan offline juga tetap diperlukan, karena tidak semua orang terbiasa menggunakan ponsel,” katanya.

Hari Pertama Kerja Usai Lebaran, Pelayanan Publik di Bandung Tuai Respons Positif

Hal serupa disampaikan Suwito, warga Bandung yang mengurus pembayaran pajak kendaraan bermotor. Ia menilai pelayanan sudah berjalan baik sejak hari pertama operasional kembali dibuka. “Alhamdulillah sudah lancar. Ke depan semoga semakin baik,” ucapnya.

Sementara itu, Rini, warga Cibangkong, juga merasakan kemudahan layanan. Ia menyebut proses yang dijalani berlangsung sangat cepat dengan petugas yang ramah. “Masih belum terlalu ramai, jadi cepat. Kurang dari satu menit sudah selesai, petugasnya juga ramah,” ujarnya.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Bandung memastikan seluruh layanan publik telah kembali berjalan optimal sejak hari pertama kerja. Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, meninjau langsung sejumlah fasilitas layanan, termasuk Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut (RSKGM) serta Mal Pelayanan Publik.

Dari hasil pemantauan, seluruh layanan telah beroperasi secara penuh tanpa kendala berarti. “Pelayanan sudah berjalan 100 persen. Tidak ada kendala signifikan di hari pertama,” kata Iskandar.

Baca juga: Satu Anak Harimau Mati, Satu Masih Dirawat Intensif di Bandung Zoo

Ia juga menyampaikan tingkat kehadiran aparatur sipil negara (ASN) tergolong tinggi, yakni mencapai 96 persen. Sisanya, sekitar 4 persen, tercatat tidak masuk karena alasan cuti dan sakit. “Tidak ada pegawai yang absen tanpa keterangan,” ujarnya.

Iskandar menegaskan, khusus layanan publik tidak diperkenankan menerapkan sistem kerja dari mana saja atau work from anywhere (WFA). Seluruh petugas pelayanan diwajibkan hadir langsung untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan secara optimal. “Untuk layanan publik harus hadir penuh. WFA hanya dimungkinkan bagi bagian back office atau layanan berbasis digital,” katanya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkot Bandung

Author

Yudo Utomo

ZCreators
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU