Wakil Bupati Subang Buka Hari Kedua Sosialisasi Implementasi E-Purchasing Katalog Elektronik Versi 6
UKPBJ Subang
JAWA BARAT - Wakil Bupati Subang, H. Agus Masykur Rosyadi, S.Si., M.M., secara resmi membuka kegiatan hari kedua Sosialisasi Implementasi E-Purchasing Katalog Elektronik Versi 6 melalui Metode Mini Kompetisi, yang digelar oleh Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Kabupaten Subang di Aula H. Oman Sahroni, Jumat (24/10/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 100 peserta yang terdiri dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) perangkat daerah, kecamatan, serta Puskesmas se-Kabupaten Subang. Sosialisasi tersebut merupakan lanjutan dari kegiatan sebelumnya yang diikuti oleh pelaku usaha, penyedia barang/jasa, dan sektor konstruksi.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Subang menyampaikan apresiasi kepada UKPBJ atas inisiatif penyelenggaraan kegiatan yang dinilainya sebagai langkah strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan berintegritas.
“Alhamdulillah, hari ini kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat untuk bersama-sama memahami serta mengimplementasikan sistem pengadaan pemerintah yang lebih transparan, efisien, dan akuntabel melalui katalog elektronik versi 6,” ujar Kang Akur sapaan akrab Wakil Bupati Subang.
Lebih lanjut, Kang Akur menegaskan bahwa penerapan E-Purchasing Katalog Elektronik Versi 6 merupakan tindak lanjut dari sejumlah kebijakan nasional, di antaranya Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025 tentang perubahan atas Perpres 16 Tahun 2018, Keputusan Kepala LKPP Nomor 177 Tahun 2024 mengenai penyelenggaraan katalog versi 6, serta Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2022 tentang percepatan penggunaan produk dalam negeri, UMKM, dan koperasi.
Menurutnya, peluncuran versi terbaru katalog elektronik ini bukan sekadar pembaruan sistem, melainkan bagian dari transformasi digital pengadaan pemerintah menuju tata kelola yang lebih modern.
“Transformasi ini sejalan dengan visi Kabupaten Subang yang unggul, maju, dan kompetitif. Melalui sistem digital yang terintegrasi, kita dorong efisiensi anggaran, transparansi proses, dan pemberdayaan UMKM lokal agar semakin berdaya saing,” tutur Kang Akur.
Ia menambahkan, penerapan katalog versi 6 diharapkan dapat membuat proses pengadaan lebih cepat dan responsif, sekaligus menjadi instrumen dalam mempercepat kesejahteraan masyarakat, memperkuat iklim investasi, serta mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Baca juga: Pemkab Subang Fokus Perkuat PAD 2026, Bupati Reynaldy Dorong Strategi Konkret dan Kolaboratif
Wakil Bupati juga mengingatkan bahwa pada hari pertama sosialisasi, peserta dari kalangan penyedia jasa telah memperoleh materi terkait teknis penerapan katalog versi 6. Karena itu, ia berharap peserta dari unsur perangkat daerah yang hadir pada hari kedua dapat segera mengimplementasikan sistem tersebut di lingkungan kerja masing-masing.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi pemaparan teknis yang dipandu oleh Lutfi Ahmad Hikmat dari UKPBJ Kabupaten Subang, menghadirkan narasumber Dari Darohman, S.E., Analis Penyuluhan dan Layanan Informasi Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Jawa Barat. Materi berfokus pada penerapan E-Purchasing dalam pengadaan daerah, disertai dengan sesi tanya jawab interaktif bersama peserta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkab Subang