Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 22 MEI 2026 • 18:57 WIB

70 Cagar Budaya Jadi Kekuatan Utama Pariwisata Kota Cirebon

70 Cagar Budaya Jadi Kekuatan Utama Pariwisata Kota Cirebon70 Cagar Budaya Jadi Kekuatan Utama Pariwisata Kota Cirebon

JAWA BARAT - Pemerintah Kota Cirebon, Jawa Barat, menjadikan puluhan objek cagar budaya sebagai kekuatan utama dalam pengembangan pariwisata berbasis sejarah, tradisi, dan kearifan lokal masyarakat setempat.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, mengatakan kota tersebut memiliki peran penting sebagai salah satu pusat perkembangan peradaban di kawasan pesisir utara Jawa Barat. Hal itu tercermin dari banyaknya warisan budaya yang hingga kini masih terpelihara.

Menurut dia, pemerintah daerah telah menetapkan sebanyak 70 objek cagar budaya. Selain itu, terdapat 41 objek lain yang saat ini masih berstatus diduga cagar budaya dan sedang melalui proses kajian oleh Tim Ahli Cagar Buday. “Hal ini menunjukkan bahwa Cirebon memiliki kekayaan warisan peradaban yang besar dan perlu dijaga bersama,” ujar Edo di Cirebon, Jumat.

Ia menjelaskan sejumlah situs bersejarah yang menjadi identitas budaya daerah antara lain Keraton Kasepuhan, Keraton Kanoman, Keraton Kacirebonan, Keraton Kaprabonan, hingga Taman Wisata Goa Sunyaragi.

Baca juga: Pemkot Cirebon Gencarkan Bantuan Pangan Bergizi untuk Cegah Stunting

Edo menilai pelestarian cagar budaya kini menjadi bagian penting dalam arah pembangunan berkelanjutan Kota Cirebon. Selain memiliki nilai sejarah, keberadaan situs budaya juga dinilai mampu mendorong pertumbuhan sektor wisata budaya.

Menurutnya, pengembangan sektor tersebut dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, terutama melalui pertumbuhan usaha pariwisata dan ekonomi kreatif.

Pemerintah Kota Cirebon mencatat jumlah kunjungan wisatawan sepanjang 2025 telah melampaui 5 juta orang. Angka tersebut ditopang keberadaan 284 hotel, kafe, dan restoran, serta 316 pelaku ekonomi kreatif yang bergerak di bidang budaya dan pariwisata.

Selain fokus pada pengembangan wisata, pemerintah daerah juga terus memperkuat tata kelola kebudayaan melalui sejumlah inovasi di tengah berbagai keterbatasan.

Salah satu upaya yang dilakukan yakni mengoptimalkan fungsi Museum Topeng Cirebon yang mencatat 9.975 kunjungan sepanjang 2025 sebagai sarana edukasi wisata sejarah bagi masyarakat.

Baca juga: Diskominfo Cirebon Perkuat Pengelolaan Data Digital Melalui Bimtek Pusdatin

Pemkot Cirebon juga menghadirkan Gedung Rarasantang sebagai ruang kreatif publik sekaligus pusat kegiatan bagi 201 sanggar dan kelompok seni di daerah tersebut.

“Kami terus melakukan inovasi di tengah keterbatasan yang ada. Namun dukungan kebijakan dari pemerintah pusat tetap diperlukan agar upaya pelestarian cagar budaya dapat berjalan lebih optimal,” kata Edo.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

70 Cagar Budaya Jadi Kekuatan Utama Pariwisata Kota Cirebon

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!