Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 28 FEBRUARI 2026 • 20:28 WIB

HUT ke-68, Sinergi dan Transformasi Jadi Kunci Penguatan Layanan Air di Cirebon

HUT ke-68, Sinergi dan Transformasi Jadi Kunci Penguatan Layanan Air di CirebonHUT ke-68, Sinergi dan Transformasi Jadi Kunci Penguatan Layanan Air di Cirebon

JAWA BARAT - Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Sumanto, menegaskan bahwa peran Perumda Air Minum Tirta Giri Nata tidak semata berkutat pada pengelolaan jaringan perpipaan maupun urusan administratif. Hal itu disampaikannya saat bertindak sebagai pembina dalam Upacara Peringatan Hari Jadi ke-68 Perumda Air Minum Tirta Giri Nata, mewakili Wali Kota Cirebon Effendi Edo, Kamis (26/2/2026).

Dalam amanatnya, Sumanto menyebut usia 68 tahun merupakan perjalanan panjang yang sarat tantangan. Ia mengapresiasi dedikasi para pegawai yang bekerja di balik layar hingga setiap tetes air dapat tersalurkan kepada masyarakat. Konsistensi pelayanan selama hampir tujuh dekade dinilai menjadi bukti ketahanan organisasi dalam beradaptasi dengan perubahan.

Ia menegaskan bahwa air merupakan kebutuhan dasar yang berkaitan langsung dengan keberlangsungan hidup. Karena itu, tugas yang dijalankan tidak hanya bersifat teknis maupun administratif, tetapi juga mengandung tanggung jawab sosial untuk menjamin kebutuhan masyarakat, baik saat ini maupun di masa mendatang.

Baca juga: Bulog Serap Ribuan Kilogram Gabah di Cirebon, Pemda Kawal Stabilitas Pangan

Sumanto juga menekankan bahwa penyediaan layanan air minum yang stabil tidak dapat dilakukan secara mandiri oleh pemerintah daerah. Diperlukan sinergi antara kebijakan yang tepat, partisipasi masyarakat dalam menjaga sumber daya air, serta komitmen dan profesionalisme seluruh pegawai. Kolaborasi tersebut menjadi fondasi utama dalam menjaga keberlanjutan layanan.

HUT ke-68, Sinergi dan Transformasi Jadi Kunci Penguatan Layanan Air di CirebonHUT ke-68, Sinergi dan Transformasi Jadi Kunci Penguatan Layanan Air di Cirebon

Pada kesempatan itu, ia turut memaparkan sejumlah capaian Perumda Tirta Giri Nata sepanjang 2025. Jumlah pelanggan tercatat meningkat dari 56.776 menjadi 57.172 pelanggan. Dari sisi kinerja keuangan, kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai 70,29 persen dibandingkan tahun sebelumnya, yang menunjukkan pengelolaan perusahaan semakin sehat.

Selain peningkatan layanan dan kinerja finansial, perusahaan juga meraih sejumlah penghargaan. Di antaranya, apresiasi dari Gubernur Jawa Barat atas penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) perkantoran serta penghargaan sebagai Mitra Kesehatan pada peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-61. Pengakuan tersebut mencerminkan komitmen perusahaan dalam menjaga standar kesehatan layanan air bagi masyarakat.

Meski demikian, Sumanto mengingatkan agar seluruh jajaran tidak cepat berpuas diri. Menurutnya, tantangan ke depan akan semakin kompleks seiring pertumbuhan penduduk dan meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap kualitas pelayanan.

Ia menegaskan pentingnya menjaga tiga aspek utama layanan, yakni kualitas, kuantitas, dan kontinuitas. Dengan usia organisasi yang semakin matang, seluruh pegawai diharapkan terus melakukan pembenahan dan peningkatan kinerja.

Baca juga: Perbaikan Dimulai Pekan Ini, Jalur Lebakngok Ditargetkan Pulih Maret–April

Mengakhiri arahannya, Sumanto mendorong percepatan transformasi digital dan penguatan tata kelola manajemen. Pemanfaatan teknologi dinilai penting untuk meningkatkan kecepatan layanan, transparansi, serta mewujudkan Perumda Air Minum Tirta Giri Nata sebagai perusahaan yang modern tanpa meninggalkan pendekatan humanis kepada masyarakat.
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkot Cirebon

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

HUT ke-68, Sinergi dan Transformasi Jadi Kunci Penguatan Layanan Air di Cirebon

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!