Ratusan Pelari Ramaikan BabatuRun Ganesha 2026 dalam Rangka HUT ke-31 Kodiklat TNI AD
JAWA BARAT - Udara pagi Kota Bandung yang masih diselimuti hawa dingin menyambut ratusan pelari yang memadati Markas Komando Kodiklatad di Jalan Aceh. Tepat pukul 05.00 WIB, Minggu, 18 Januari 2026, ajang BabatuRun Ganesha 2026 resmi digelar. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut setelah bersiap sejak dini hari.
BabatuRun Ganesha 2026 diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-31 Komando Pembina Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI Angkatan Darat (Kodiklat TNI AD). Lebih dari sekadar perayaan, kegiatan ini menjadi wadah kebersamaan antara TNI, Pemerintah Kota Bandung, dan masyarakat.
Wali Kota Bandung menilai kegiatan lari tersebut memiliki makna strategis, tidak hanya sebagai aktivitas olahraga, tetapi juga sebagai bagian dari pengembangan sport tourism di Kota Bandung. “Ini bukan hanya untuk atlet, tetapi juga untuk para penghobi dan warga Bandung secara luas. Olahraga dan pariwisata bisa berjalan beriringan, sekaligus menjadi ruang interaksi antara pemerintah dan masyarakat,” ujar Farhan di sela kegiatan.
Ia juga menyoroti peran Kodiklat TNI AD yang telah lebih dari tiga dekade hadir dan berkontribusi dalam dinamika Kota Bandung. “Kodiklat sudah lebih dari 30 tahun menjadi bagian dari Bandung. Kami mengucapkan selamat ulang tahun ke-31 serta selamat datang kepada seluruh peserta BabatuRun Ganesha,” katanya.
Baca juga: Farhan: Akar Budaya Jadi Perekat Bandung di Tengah Perubahan Zaman
Farhan menyampaikan, Pemerintah Kota Bandung memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan BabatuRun Ganesha 2026. Dukungan tersebut meliputi pengamanan kegiatan, pengaturan lalu lintas, hingga koordinasi lintas sektor bersama unsur Forkopimda. “Kami memastikan kegiatan ini berjalan aman dan lancar. Semua pihak terlibat dan saling mendukung demi kelancaran acara,” ujarnya.
Ratusan Pelari Ramaikan BabatuRun Ganesha 2026 dalam Rangka HUT ke-31 Kodiklat TNI AD
Menurutnya, kolaborasi semacam ini penting untuk memperkuat kesiapan Kota Bandung sebagai tuan rumah berbagai event olahraga berskala besar. Saat ditanya mengenai kesiapannya mengikuti kegiatan sejak pagi hari, Farhan mengaku terbiasa memulai aktivitas lebih awal, termasuk di akhir pekan. “Sudah menjadi rutinitas. Setelah salat subuh saya tidak kembali beristirahat. Hari Minggu pun tetap produktif,” tuturnya.
Ia berharap kebiasaan bangun pagi dan berolahraga dapat terus ditumbuhkan sebagai budaya di tengah masyarakat Kota Bandung.
BabatuRun Ganesha 2026 juga dinilai memiliki potensi melahirkan atlet-atlet lari berprestasi. Farhan menyebut TNI AD dikenal memiliki banyak personel dengan kemampuan atletik yang menonjol.
“Banyak pelari andal berasal dari TNI AD. Salah satunya pelari jarak jauh nasional, Agus Prayogo. Mudah-mudahan melalui kegiatan seperti ini lahir atlet-atlet berprestasi berikutnya,” ujarnya.
Baca juga: Bandung Tower Run 2026 Tantang 104 Pelari Taklukkan 16 Lantai Menara BRI
Di akhir kegiatan, Farhan berharap BabatuRun Ganesha dapat terus menjadi agenda positif yang mempererat hubungan antara Kodiklat TNI AD, Pemerintah Kota Bandung, dan masyarakat. “Kebersamaan ini perlu terus kita jaga dan dukung. Dirgahayu ke-31 Kodiklat TNI AD,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkot Bandung