Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 25 DESEMBER 2025 • 23:11 WIB

Sambut Nataru 2026, Pemkot Cimahi Intensifkan Pemantauan Harga Pangan

Sambut Nataru 2026, Pemkot Cimahi Intensifkan Pemantauan Harga PanganSambut Nataru 2026, Pemkot Cimahi Intensifkan Pemantauan Harga Pangan

JAWA BARAT - Pemerintah Kota Cimahi melakukan pengecekan langsung terhadap ketersediaan serta perkembangan harga kebutuhan pokok menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Kegiatan ini berlangsung di Pasar Antri Baru, Jalan Sriwijaya, Kota Cimahi, Selasa (23/12/2025), sebagai bagian dari upaya memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Pemantauan dipimpin Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Kota Cimahi Achmad Nuryana. Kegiatan tersebut melibatkan Dinas Perdagangan KUKM dan Perindustrian (Disdagkoperin), Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi, serta unsur Kejaksaan Negeri Cimahi, Polres Cimahi, dan TNI.

Wali Kota Cimahi menjelaskan bahwa pengecekan difokuskan pada kondisi harga dan ketersediaan sembilan bahan pokok yang menjadi kebutuhan utama masyarakat. Pemantauan dilakukan untuk memperoleh gambaran langsung situasi pasar, khususnya menjelang momentum hari besar keagamaan.

Berdasarkan hasil pemantauan, harga beras terpantau relatif stabil. Beras premium berada di kisaran Rp15.000 per kilogram, sementara beras medium sekitar Rp13.000 per kilogram. Kondisi tersebut dinilai masih dalam batas wajar dan dapat dijangkau masyarakat.

Baca juga: Program UMKM Naik Kelas, Strategi Pemkot Cimahi Tingkatkan Daya Saing Usaha Lokal

Untuk komoditas lainnya, harga bawang merah terpantau stabil, sedangkan bawang putih mengalami kenaikan tipis. Sementara itu, harga cabai merah dan cabai rawit merah justru mengalami penurunan hingga hampir 50 persen, meski cabai rawit hijau tercatat mengalami kenaikan.

Adapun harga telur ayam berada di kisaran Rp31.000 per kilogram, daging ayam broiler sekitar Rp40.000 per kilogram, dan daging sapi mencapai Rp130.000 per kilogram. Secara umum, tidak ditemukan lonjakan harga yang signifikan, dan jika terjadi kenaikan dinilai masih lazim pada periode hari besar keagamaan.

Baca juga: Dewan Pengupahan Sepakati Kenaikan UMK Cimahi 2026 menjadi Rp4,09 Juta

Untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat, Pemkot Cimahi menyiapkan sejumlah langkah. Salah satunya melalui pelaksanaan operasi pasar murah, termasuk program SIBESTI yang menyediakan beras dengan harga terjangkau di setiap kelurahan. Selain itu, Dispangtan juga menyalurkan bantuan beras bagi masyarakat serta menjalin koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam penyediaan bahan pangan dengan harga lebih rendah.

Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokoknya secara wajar menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkot Cimahi

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Sambut Nataru 2026, Pemkot Cimahi Intensifkan Pemantauan Harga Pangan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!