Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 27 NOVEMBER 2025 • 13:52 WIB

Bupati Bandung Soroti Tingginya Temuan Warga Terindikasi Judi Online

Bupati Bandung Soroti Tingginya Temuan Warga Terindikasi Judi OnlineBupati Bandung Soroti Tingginya Temuan Warga Terindikasi Judi Online (Antara Foto)

JAWA BARAT - Bupati Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Dadang Supriatna, menaruh perhatian serius terhadap tingginya jumlah warga yang diduga terlibat dalam aktivitas judi online. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi isu mendesak yang perlu segera ditangani.

“Situasi ini cukup memprihatinkan. Berdasarkan data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), terdapat sekitar 182.000 warga Kabupaten Bandung yang terindikasi terlibat judi online,” ungkapnya dalam keterangan yang diterima di Bandung, Kamis.

Ia menilai, penyelesaian masalah ini harus ditempuh melalui peningkatan literasi digital dan kemampuan masyarakat dalam mengelola keuangan.
“Ini menjadi pekerjaan bersama yang memerlukan penguatan literasi digital serta edukasi pengelolaan keuangan yang lebih baik,” ujarnya.

Dadang menjelaskan, langkah pencegahan telah dilakukan secara bertahap dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat.
“Pesan ini pun telah kami sampaikan melalui para ketua RT, RW, kepala desa, hingga tokoh masyarakat, agar peredaran judi online tidak semakin meluas,” jelasnya.

Ia juga mendorong Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk memblokir akses terhadap situs-situs judi online, mengingat pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan langsung melakukan penindakan

Baca juga: Modus Pembalut: Pengunjung Perempuan Ketahuan Bawa Sabu dan Ekstasi ke Rutan Bandung

Selain itu, Dadang menyampaikan bahwa pihaknya telah memperoleh persetujuan terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dari DPRD Kabupaten Bandung yang berkaitan dengan penguatan ekonomi masyarakat. Dua raperda tersebut meliputi penyertaan modal kepada Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Kerta Raharja dan penyertaan modal non-permanen untuk pinjaman dana bergulir. Kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat perekonomian daerah sekaligus memperluas layanan publik.

“Kehadiran bank daerah sangat penting untuk menyediakan solusi pembiayaan yang aman dan terjangkau, sehingga mampu menekan berbagai persoalan sosial yang muncul di masyarakat,” tuturnya.

Melalui kebijakan tersebut, ia berharap persoalan ekonomi di wilayahnya dapat segera teratasi sehingga praktik judi online, pinjaman daring, hingga bank keliling dapat diminimalisir.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Bupati Bandung Soroti Tingginya Temuan Warga Terindikasi Judi Online

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!