Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 26 NOVEMBER 2025 • 17:48 WIB

Bangun Kemandirian SDM, Pemprov Jabar Biayai Pendidikan Pelajar Karawang di SMK dan Politeknik

Bangun Kemandirian SDM, Pemprov Jabar Biayai Pendidikan Pelajar Karawang di SMK dan PoliteknikBangun Kemandirian SDM, Pemprov Jabar Biayai Pendidikan Pelajar Karawang di SMK dan Politeknik

JAWA BARAT - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa laju perkembangan industri di Kabupaten Karawang perlu dibarengi dengan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (MSD). Langkah ini dinilai penting agar masyarakat sekitar mampu mengisi kebutuhan tenaga kerja di sektor industri yang terus tumbuh.

Menurut Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memberikan dukungan pembiayaan bagi 1.000 lulusan SMP untuk melanjutkan pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berbasis industri.

“Mulai tahun ini, Pemprov Jabar menyiapkan 1.000 lulusan SMP untuk masuk SMK berbasis industri. Seluruh biaya pendidikan ditanggung pemerintah provinsi,” ujar KDM saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Pabrik Deli di Kawasan Industri Artha Industrial Hill, Karawang, Rabu (26/11/2025).

Ia menjelaskan, para siswa tersebut nantinya akan tinggal di indekos, bukan bersama orang tua. Model pendidikan ini dipilih untuk membangun kemandirian serta membentuk karakter kepemimpinan sejak dini.

Selain program untuk lulusan SMP, KDM menyampaikan bahwa Pemprov Jabar juga menyiapkan 500 calon lulusan Diploma Tiga (D3) bidang Teknologi Informasi dan politeknik untuk dipersiapkan menjadi manajer di dunia industri. Langkah ini diharapkan mampu memastikan masyarakat Karawang siap merespons dinamika pertumbuhan industri yang pesat.

Baca juga: KDM Hadiri Peletakan Batu Pertama Pabrik Deli, Dorong Serapan Tenaga Kerja Lokal

“Tujuannya jelas. Saya ingin di Karawang, sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Jawa Barat setelah Bekasi, lahir kelas menengah yang kuat. Manajernya dari Karawang, asisten manajernya dari Karawang, pemimpinnya dari Karawang, begitu juga para pekerjanya,” kata KDM.

Dalam kesempatan itu, KDM juga mengajak masyarakat Karawang melihat peluang ekonomi yang muncul dari pertumbuhan industri, mulai dari penyediaan kebutuhan pangan pekerja, layanan tempat tinggal, hingga transportasi publik.

“Industri hilirnya harus ditangkap. Apa saja? Menjadi pedagang, mengelola transportasi publik, menyediakan fasilitas pendidikan, hingga menyiapkan taman kanak-kanak bagi anak-anak para pekerja,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Jabarprov.go.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Bangun Kemandirian SDM, Pemprov Jabar Biayai Pendidikan Pelajar Karawang di SMK dan Politeknik

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!