Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 30 JULI 2025 • 18:20 WIB

Pemkot Bandung Luncurkan Program Prakarsa, Fokus pada Sampah, Stunting, dan Kemiskinan

Pemkot Bandung Luncurkan Program Prakarsa, Fokus pada Sampah, Stunting, dan KemiskinanPemkot Bandung Luncurkan Program Prakarsa, Fokus pada Sampah, Stunting, dan Kemiskinan (Pemkot Bandung)

JAWA BARAT - Pemerintah Kota Bandung mulai menggulirkan Program Prakarsa sebagai bagian dari visi strategis pembangunan berbasis wilayah. Program ini menyasar berbagai persoalan mendasar, mulai dari pengelolaan sampah, pemenuhan infrastruktur dasar, percepatan Kawasan Bebas Sampah (KBS) di tingkat RW, hingga pencegahan stunting dan pengurangan angka kemiskinan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, saat memberikan pengarahan dalam kegiatan Pembinaan Ketua RW se-Kecamatan Rancasari, yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Rancasari, Selasa (29/7/2025).

Erwin mengungkapkan bahwa tahun ini sebanyak 123 RW ditunjuk sebagai penerima awal program dengan skema pendanaan uji coba senilai Rp100 juta per RW.

“Program ini masih dalam tahap uji coba. Sesuai komitmen kami, setiap RW nantinya akan menerima dana sebesar Rp1 miliar. Namun untuk tahap awal, seluruh RW akan mendapatkan Rp100 juta sebagai dasar evaluasi pelaksanaan program, yang akan dimulai Maret 2026,” jelas Erwin.

Untuk tahap uji coba, dana bagi 123 RW tersebut direncanakan mulai dicairkan pada September 2025. Sementara distribusi penuh untuk seluruh RW di Kota Bandung dijadwalkan pada Maret tahun depan, mencakup total 1.577 RW, termasuk RW yang baru terbentuk.

Pemkot Bandung Luncurkan Program Prakarsa, Fokus pada Sampah, Stunting, dan KemiskinanPemkot Bandung Luncurkan Program Prakarsa, Fokus pada Sampah, Stunting, dan Kemiskinan (Pemkot Bandung)

Erwin juga menegaskan bahwa pengajuan dana dilakukan melalui mekanisme proposal yang diajukan RW kepada lurah selaku pengelola kas wilayah. Format pengajuan dan profil wilayah, menurutnya, telah disiapkan dan akan difinalisasi pada Agustus mendatang.

Program Prakarsa sendiri mengedepankan prinsip kolaborasi dan kebutuhan nyata warga, serta mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam proses pembangunan.

“Program ini bertujuan menggeser pendekatan pembangunan dari yang bersifat sektoral menjadi lebih ekosentris dan responsif. Fokus pembangunan ditentukan berdasarkan validasi data dari perangkat daerah serta hasil musyawarah warga,” kata Erwin.

Baca juga: Akses Pendidikan dan Pengelolaan Sampah Jadi Sorotan dalam Kunjungan Reses DPRD Jabar ke Balai Kota Bandung

Camat Rancasari, Hamdani, melaporkan bahwa seluruh 52 RW di kecamatannya mengikuti kegiatan pembinaan tersebut. Ia menyampaikan, tahun ini empat RW di wilayah Rancasari mendapat alokasi Program Prakarsa dan pihaknya siap mendukung pelaksanaan perluasan program di tahun 2026.

“Ini menunjukkan kesungguhan kami dalam menyambut program prioritas dari Pak Wali dan Pak Wakil. Harapannya, Prakarsa bisa benar-benar mempercepat pembangunan yang menyentuh kebutuhan riil masyarakat,” ujar Hamdani.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkot Bandung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pemkot Bandung Luncurkan Program Prakarsa, Fokus pada Sampah, Stunting, dan Kemiskinan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!