Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 27 JULI 2025 • 11:49 WIB

Pemkab Cianjur Minta Retana Jalankan Peran Strategis dalam Edukasi dan Mitigasi Bencana

Pemkab Cianjur Minta Retana Jalankan Peran Strategis dalam Edukasi dan Mitigasi BencanaPemkab Cianjur Minta Retana Jalankan Peran Strategis dalam Edukasi dan Mitigasi Bencana ( Antara Foto )

JAWA BARAT - Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengingatkan pentingnya peran Relawan Tangguh Bencana (Retana) dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana. Hal ini disampaikan Wakil Bupati Cianjur, Ramzi, saat pelantikan pengurus Retana yang baru, Sabtu (27/7).

Dalam arahannya, Ramzi menegaskan bahwa kendati jumlah personel Retana mengalami pengurangan, semangat dan peran strategis relawan ini tidak boleh luntur. Menurutnya, Retana tetap menjadi garda terdepan dalam upaya mitigasi serta penanganan cepat apabila terjadi bencana.

“Retana telah dibentuk kembali dengan struktur kepengurusan yang baru, dan tentunya membawa semangat baru. Keberadaannya sangat penting sebagai ujung tombak pemerintah daerah dalam mengantisipasi serta merespons kejadian bencana secara cepat dan tepat,” kata Ramzi.

Baca juga: PLN dan YBM Bangun Sumur Bor di Cibeber Cianjur, Bantu Warga Atasi Krisis Air Bersih

Ia menekankan, meskipun tidak diharapkan terjadi bencana besar di wilayah Cianjur, tingkat kewaspadaan dan kesiapan harus terus ditingkatkan. Para relawan yang telah dilantik di tingkat desa, lanjut Ramzi, diharapkan menjalankan peran aktif dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat serta mengupayakan langkah mitigasi secara berkelanjutan.

Ramzi juga mengingatkan bahwa tugas Retana tidak hanya berfokus pada penanganan gempa bumi, tetapi juga mencakup bencana lainnya seperti banjir yang bisa disebabkan oleh buruknya tata kelola saluran air dan pemanfaatan ruang yang tidak sesuai, seperti mendirikan bangunan di atas aliran sungai.

“Retana tidak boleh bersikap pasif menunggu bencana datang. Mereka harus menjadi yang pertama bergerak dalam mengantisipasi berbagai potensi bencana, termasuk risiko kekeringan, dan aktif menyampaikan edukasi kebencanaan kepada warga,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Cianjur, M. Taufik Zuhriza, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya melakukan penyesuaian jumlah personel Retana di desa dan kelurahan. Dari sebelumnya 1.800 orang, kini disesuaikan menjadi 397 orang. Langkah ini diambil dalam rangka efisiensi anggaran, dengan menetapkan satu orang koordinator Retana di setiap desa.

“Dulu setiap desa memiliki lima personel Retana. Kini kami tetapkan satu koordinator desa (kordes) agar lebih efektif dan efisien, tanpa mengurangi kualitas peran yang dijalankan,” ujar Taufik.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pemkab Cianjur Minta Retana Jalankan Peran Strategis dalam Edukasi dan Mitigasi Bencana

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!