Rabu, 22 APRIL 2026 • 14:39 WIB

Data BPS: Kunjungan Wisatawan ke Jabar Meningkat, Banjar Perlu Dorongan

Author

Data BPS: Kunjungan Wisatawan ke Jabar Meningkat, Banjar Perlu Dorongan

JAWA BARAT - Sektor pariwisata di Provinsi Jawa Barat menunjukkan kinerja positif sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah perjalanan wisatawan nusantara pada periode Januari hingga Desember 2025 mencapai 211,76 juta perjalanan.

Capaian tersebut meningkat dibandingkan tahun 2024 yang mencatat 167,40 juta perjalanan, atau tumbuh sekitar 26,50 persen. Peningkatan ini menempatkan Jawa Barat sebagai salah satu provinsi dengan jumlah pergerakan wisatawan domestik tertinggi di tingkat nasional.

Dari total tersebut, Kabupaten Bogor menjadi daerah dengan jumlah kunjungan terbanyak, yakni mencapai 31.853.451 perjalanan wisatawan. Sementara itu, Kota Banjar tercatat sebagai wilayah dengan jumlah kunjungan paling rendah, yakni 774.857 perjalanan.

Data BPS: Kunjungan Wisatawan ke Jabar Meningkat, Banjar Perlu Dorongan

Meski demikian, perbedaan angka tersebut dinilai belum sepenuhnya mencerminkan potensi yang dimiliki Kota Banjar. Wilayah dengan luas sekitar 131,97 kilometer persegi ini memiliki sejumlah daya tarik di sektor pariwisata, budaya, hingga industri kreatif.

Secara administratif, Kota Banjar sebelumnya merupakan bagian dari Kabupaten Ciamis sebelum resmi berdiri sebagai daerah otonom pada 21 Februari 2003. Saat ini, wilayahnya terbagi menjadi empat kecamatan, yakni Pataruman, Langensari, Banjar, dan Purwaharja.

Di sektor pariwisata, sejumlah destinasi dapat menjadi pilihan kunjungan, antara lain Situ Mustika, Situ Leutik, Lembah Pajamben, Cadas Gantung Mandalare, Puncak Pager Batu, Tepas Konci, hingga Wahana Ulin Kabapa.

Selain itu, kekayaan budaya lokal masih terjaga kuat di tengah masyarakat. Tradisi Sunda tetap dilestarikan meskipun secara geografis Kota Banjar berbatasan dengan wilayah Provinsi Jawa Tengah. Berbagai kegiatan adat yang rutin digelar juga berpotensi menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Baca juga: Diplomat dan Tokoh Publik Hadiri Peringatan 71 Tahun KAA di Bandung

Dari sisi kuliner, sajian khas Sunda Priangan mendominasi pilihan makanan di wilayah ini. Menu seperti gurame bakar, karedok, nasi tutug oncom, hingga nasi timbel dapat dengan mudah ditemukan di berbagai tempat makan.

Perkembangan gaya hidup juga terlihat dari hadirnya sejumlah kedai kopi dengan konsep modern yang menjadi ruang berkumpul masyarakat. Sementara untuk oleh-oleh, tersedia beragam pilihan seperti rangicok, keripik tempe, ranginang, pepes lubang, hingga wajik khas Banjar.

Baca juga: Pemkot Bandung Usulkan Jalan Asia-Afrika Jadi Warisan Dunia UNESCO

Dengan beragam potensi yang dimiliki, Kota Banjar dinilai memiliki peluang untuk terus berkembang sebagai salah satu tujuan wisata di Jawa Barat. Letaknya yang strategis, berdekatan dengan Ciamis, Pangandaran, Tasikmalaya, hingga Kabupaten Cilacap di Jawa Tengah, turut menjadi nilai tambah bagi daerah tersebut.
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Disparbud Jabar

Author

Yudo Utomo

ZCreators
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU