Kamis, 16 JULI 2026 • 15:46 WIB

Lapas Narkotika Cirebon Verifikasi Pendirian PKBM untuk Perkuat Pendidikan Warga Binaan

Author

Lapas Narkotika Cirebon Verifikasi Pendirian PKBM untuk Perkuat Pendidikan Warga Binaan (Antara Foto)

JAWA BARAT - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Cirebon, Jawa Barat, melakukan proses verifikasi pendirian Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Sahabat Bina Elnabon sebagai bagian dari upaya memperkuat program pembinaan warga binaan melalui layanan pendidikan nonformal.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Cirebon, Machda Landasny, mengatakan verifikasi tersebut dilakukan guna memastikan kesiapan sarana, prasarana, serta kelengkapan administrasi yang menjadi persyaratan dalam pendirian PKBM.

Ia menjelaskan, tim verifikasi meninjau langsung ruang belajar beserta berbagai fasilitas pendukung yang akan digunakan dalam proses kegiatan belajar mengajar di PKBM Sahabat Bina Elnabon.

"Verifikasi ini dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas dan kelengkapan administrasi sebagai salah satu syarat pendirian PKBM," ujar Machda di Cirebon, Rabu.

Menurutnya, keberadaan PKBM menjadi bagian dari program pembinaan yang memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk mengikuti pendidikan kesetaraan selama menjalani masa pidana.

Machda menilai pendidikan memiliki peran penting dalam membekali warga binaan dengan pengetahuan, keterampilan, serta kepercayaan diri sehingga lebih siap saat kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat.

Selain melakukan peninjauan terhadap fasilitas pembelajaran, tim verifikasi juga memeriksa sejumlah dokumen administrasi guna memastikan seluruh persyaratan pendirian PKBM telah dipenuhi.

Baca juga: TPS BUMDes Gempol Mandiri di Cirebon Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Berbasis Desa

Proses tersebut melibatkan Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon bersama unsur penyelenggara pendidikan nonformal.

Machda berharap seluruh tahapan verifikasi dapat diselesaikan sesuai ketentuan sehingga PKBM Sahabat Bina Elnabon segera memperoleh izin operasional. Menurutnya, keberadaan PKBM akan mendukung peningkatan kualitas pembinaan, khususnya dalam bidang pendidikan.

Ia menambahkan, program tersebut diharapkan dapat memperluas akses warga binaan terhadap pendidikan nonformal sebagai bekal dalam proses reintegrasi sosial setelah menyelesaikan masa pidana.

"Selain mendapatkan pendidikan kesetaraan, warga binaan diharapkan memiliki bekal yang lebih baik untuk melanjutkan kehidupan setelah menyelesaikan masa hukuman," kata Machda.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

Author

Yudo Utomo

ZCreators
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU