JAWA BARAT - Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, menebarkan sebanyak 100 ribu benih ikan di kawasan Bendungan Kuningan sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian ekosistem perairan darat sekaligus memperkuat ketersediaan sumber daya perikanan bagi masyarakat.
Kepala Diskanak Kabupaten Kuningan, Asep Taufik Rohman, mengatakan kegiatan restocking tersebut merupakan langkah nyata pemerintah dalam menjaga keberlanjutan sumber daya ikan di perairan umum. Menurutnya, program itu tidak hanya memberikan manfaat bagi keseimbangan lingkungan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat yang menggantungkan hidup pada sektor perikanan.
Sebanyak 100 ribu benih ikan yang ditebar merupakan bantuan stimulan dari Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Wilayah Utara, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat.
"Program ini diharapkan dapat membantu melestarikan populasi ikan sekaligus menambah sumber daya perikanan bagi para nelayan di kawasan Bendungan Kuningan," ujar Asep dalam keterangannya di Kuningan, Kamis.
Ia menjelaskan, penambahan populasi ikan di bendungan diharapkan mampu menjaga keseimbangan ekosistem perairan sekaligus meningkatkan ketersediaan sumber daya ikan yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat sekitar.
Menurutnya, kegiatan restocking juga menjadi bagian dari strategi mendukung ketahanan pangan melalui optimalisasi pemanfaatan perairan umum daratan dengan tetap mengedepankan prinsip konservasi.
Baca juga: Empat Putra-Putri Terbaik Wakili Jawa Barat di Audisi Gita Bahana Nusantara 2026
Asep turut mengajak masyarakat serta para nelayan di sekitar Bendungan Kuningan untuk berperan aktif menjaga benih ikan yang telah dilepas agar dapat tumbuh hingga mencapai ukuran yang layak ditangkap.
Selain itu, ia mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan alat tangkap yang berpotensi merusak lingkungan sehingga kelestarian sumber daya ikan di Bendungan Kuningan tetap terjaga.
Ia menegaskan, keberhasilan program restocking tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan dan kepedulian masyarakat yang beraktivitas di kawasan bendungan.
"Karena itu, kami mengimbau masyarakat dan nelayan ikut menjaga benih ikan yang telah ditebar agar dapat tumbuh hingga mencapai ukuran yang layak ditangkap," katanya.
Diskanak Kabupaten Kuningan menilai program restocking merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan di Bendungan Kuningan, sehingga manfaat ekologis dan ekonomi yang dihasilkan dapat dirasakan secara berkesinambungan oleh masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara