JAWA BARAT - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cirebon memastikan informasi mengenai dugaan “teror pocong begal” yang belakangan ramai beredar di media sosial merupakan kabar tidak benar atau hoaks.
Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama menyampaikan, hingga Selasa, pihak kepolisian belum menerima laporan maupun menemukan peristiwa terkait isu tersebut di wilayah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
Menurut dia, aparat kepolisian telah melakukan penelusuran dan pemeriksaan atas informasi yang beredar. Namun, hasil pengecekan tidak menemukan adanya kejadian sebagaimana yang ramai diperbincangkan masyarakat di media sosial.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang sumber maupun kebenarannya belum dapat dipastikan,” ujar Imara di Cirebon.
Ia menilai masyarakat perlu lebih cermat dalam menyikapi berbagai unggahan viral agar tidak ikut menyebarluaskan informasi palsu yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah publik.
Baca juga: Dedi Mulyadi Larang Praktik Titip-Menitip di SPMB Sekolah Maung 2026
Selain itu, Polresta Cirebon meminta warga segera menghubungi layanan darurat kepolisian 110 apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. Pihak kepolisian, kata dia, siap melakukan pengecekan langsung setelah menerima laporan dari masyarakat.
Imara menegaskan, penyebaran informasi bohong di media sosial dapat memicu kepanikan apabila tidak segera diklarifikasi.
Karena itu, pihaknya terus mengajak masyarakat untuk melakukan verifikasi terhadap setiap informasi sebelum mempercayai ataupun membagikannya kepada orang lain.
“Kondisi keamanan di wilayah Kabupaten Cirebon sampai saat ini tetap aman dan kondusif. Masyarakat diminta tidak terpancing isu yang belum terbukti kebenarannya,” katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara