Kamis, 21 MEI 2026 • 18:50 WIB

Pawai Persib Diprediksi Padati Bandung, Wali Kota Minta Bobotoh Tetap Kondusif

Author

Pawai Persib Diprediksi Padati Bandung, Wali Kota Minta Bobotoh Tetap Kondusif

JAWA BARAT -  Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengimbau masyarakat dan bobotoh untuk menjaga keamanan serta ketertiban selama rangkaian pertandingan hingga pawai Persib yang diperkirakan akan memunculkan antusiasme besar di Kota Bandung.

Pemerintah Kota Bandung bersama aparat keamanan, kata Farhan, telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi guna menghadapi potensi lonjakan massa pada 23 hingga 25 Mei 2026. Ia menilai terdapat tiga momen utama yang perlu mendapat perhatian bersama, mulai dari hari pertandingan, pawai kemenangan, hingga perayaan lanjutan setelahnya.

“Ini menjadi tiga hari penting yang harus dijaga bersama. Jangan sampai euforia dirayakan secara berlebihan hingga memicu kecelakaan maupun kerusuhan,” ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Rabu, 20 Mei 2026.

Farhan menjelaskan, apabila Persib kembali meraih gelar juara, pawai direncanakan berlangsung dari Gedung Sate menuju Gedung Merdeka sebelum trofi dibawa ke Pendopo untuk agenda berikutnya.

Pawai Persib Diprediksi Padati Bandung, Wali Kota Minta Bobotoh Tetap Kondusif

Ia juga memastikan akan ikut dalam rombongan pawai tersebut sebagai bentuk dukungan sekaligus penghormatan terhadap perayaan yang turut melibatkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. “Karena titik awal berada di Gedung Sate, saya tentu akan ikut dalam pawai,” katanya.

Di sisi lain, Pemkot Bandung memastikan pengamanan akan diperkuat demi menjaga situasi tetap kondusif di tengah tingginya antusiasme masyarakat. Skenario pengamanan juga telah dipersiapkan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan, termasuk apabila hasil pertandingan tidak berjalan sesuai harapan.

Tak hanya aspek keamanan, persoalan kebersihan turut menjadi perhatian pemerintah daerah. Pemkot Bandung akan kembali bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam penanganan sampah selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Farhan turut menyinggung sejumlah insiden yang terjadi dalam beberapa hari terakhir akibat euforia masyarakat. Berdasarkan laporan yang diterimanya, tercatat 19 kecelakaan dengan 13 korban harus mendapatkan perawatan di rumah sakit. Selain itu, terjadi pula aksi tawuran yang menyebabkan satu orang mengalami luka akibat pembacokan.

Baca juga: Menjelang Persib vs Persijap, Pemprov Jabar Tekankan Suasana Aman dan Kondusif

Karena itu, Pemkot Bandung bersama kepolisian akan meningkatkan pengawasan terhadap peredaran minuman keras ilegal yang diduga menjadi salah satu pemicu tindak kriminal saat perayaan berlangsung.

Farhan pun mengajak masyarakat untuk tetap merayakan momen tersebut secara bijak. “Mari rayakan dengan gembira, tetapi tetap menjaga keamanan dan ketertiban bersama,” tuturnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkot Bandung

Author

Yudo Utomo

ZCreators
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU