Rabu, 22 APRIL 2026 • 16:33 WIB

Pemkot Bandung Lantik 169 Pejabat, Tekankan Integritas dan Profesionalitas

Author

Pemkot Bandung Lantik 169 Pejabat, Tekankan Integritas dan Profesionalitas

JAWA BARAT - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan melantik 169 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kota Bandung, Rabu (22/4), di Plaza Balai Kota Bandung. Pelantikan tersebut mencakup 136 pejabat struktural, 15 kepala puskesmas, serta 18 pejabat fungsional.

Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah penyegaran organisasi sekaligus upaya memperkuat kinerja birokrasi di lingkungan Pemkot Bandung.

Dalam sambutannya, Farhan menegaskan bahwa pelantikan jabatan tidak sekadar proses administratif, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia menekankan pentingnya integritas sebagai landasan utama dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Baca juga: Wali Kota Bandung Tekankan Kecepatan Respons Damkar di Tengah Kompleksitas Kota

Menurutnya, integritas aparatur sipil negara menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah. Kualitas integritas tersebut, lanjutnya, akan berpengaruh langsung terhadap citra dan kinerja institusi.

Pemkot Bandung Lantik 169 Pejabat, Tekankan Integritas dan Profesionalitas

Farhan juga menyampaikan bahwa rotasi, mutasi, dan promosi merupakan bagian dari dinamika organisasi yang wajar. Kebijakan tersebut dilakukan untuk meningkatkan efektivitas kinerja serta menyesuaikan dengan kebutuhan pelayanan publik yang terus berkembang.

Ia mengingatkan para pejabat yang dilantik untuk menjalankan tugas secara profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Selain itu, Farhan meminta seluruh jajaran bekerja selaras dengan visi pembangunan Kota Bandung hingga 2029, yakni mewujudkan kota yang unggul, terbuka, amanah, maju, dan agamis.

Khusus bagi camat dan lurah, ia menegaskan peran strategis sebagai garda terdepan pemerintahan di wilayah. Sinergi antara kewilayahan dan perangkat daerah dinilai penting dalam memastikan pelayanan berjalan optimal. “Seluruh elemen memiliki peran yang sama penting dalam sistem pemerintahan. Kunci utamanya adalah komunikasi dan kolaborasi,” ujarnya.

Baca juga: Disnaker Bandung Gelar Job Fair 2026, Sediakan 3.528 Lowongan Kerja

Pada kesempatan tersebut, Farhan juga mengingatkan aparatur untuk berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Ia menilai setiap informasi yang disampaikan pejabat publik memiliki pengaruh besar sehingga harus dijaga akurasi dan etika penyampaiannya. “Gunakan media sosial secara bijak agar tidak menimbulkan informasi yang keliru dan berdampak pada kepercayaan masyarakat,” katanya.
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkot Bandung

Author

Yudo Utomo

ZCreators
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU