JAWA BARAT - Arus lalu lintas di ruas Tol Cikopo–Palimanan (Cipali), khususnya di wilayah Cirebon, Jawa Barat, terpantau mulai menurun pada H-1 Lebaran 2026. Kondisi ini terjadi setelah puncak pergerakan kendaraan pemudik berlangsung pada hari sebelumnya.
Sustainability Management & Corporate Communications Department Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo, menyampaikan bahwa volume kendaraan yang melintas mengalami penurunan cukup signifikan pada Jumat. Berdasarkan data periode pukul 00.00 hingga 15.00 WIB, tercatat sekitar 22 ribu kendaraan melintasi eks Gerbang Tol Cikopo menuju arah Cirebon.
Jumlah tersebut, lanjutnya, lebih rendah sekitar 68,4 persen dibandingkan periode waktu yang sama pada hari sebelumnya. Penurunan ini mengindikasikan arus kendaraan di ruas Tol Cipali mulai melandai menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Ia menambahkan, rata-rata kendaraan yang melintas selama periode tersebut berada di kisaran 1.400 unit per jam.
Pada hari yang sama, rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) nasional di jalur tol juga telah dihentikan. Kebijakan tersebut berakhir pada Jumat pukul 14.22 WIB setelah sebelumnya diterapkan untuk mengurai kepadatan selama arus mudik.
Dengan berakhirnya rekayasa lalu lintas, ruas Tol Cipali kini kembali diberlakukan normal dua arah. Kendaraan dari arah Cirebon menuju Jakarta maupun sebaliknya sudah dapat melintas seperti biasa.
Baca juga: Kasat Lantas Polres Purwakarta Bantu Pemudik Alami Overheat di KM 76 Tol Cipali
Meski kondisi lalu lintas mulai berangsur normal, pihak pengelola tetap mengimbau pengguna jalan untuk tetap waspada. Pengendara diingatkan untuk menjaga jarak aman, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik, serta menjaga stamina selama perjalanan.
Selain itu, pengguna jalan yang membutuhkan bantuan darurat atau informasi terkini dapat menghubungi layanan call center Astra Tol Cipali di nomor 0260-7600-600.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara