Pelajar SMAN 5 Bandung Meninggal Dunia, Polisi Dalami Dugaan Tawuran (Antara Foto)
JAWA BARAT - Pelaksana Tugas Kepala SMAN 5 Bandung, Agus Ferdiana, menyatakan bahwa penanganan kasus dugaan pengeroyokan yang menewaskan seorang siswa bernama Muhammad Fahdly Arjasubrata sepenuhnya diserahkan kepada aparat kepolisian.
“Kami menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk mengungkap fakta yang sebenarnya,” ujar Agus di Bandung, Sabtu.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersikap bijak serta menahan diri dalam menyikapi peristiwa tersebut. Agus mengingatkan agar masyarakat tidak menyebarkan spekulasi, asumsi, maupun konten visual yang belum terverifiCihampelaskasi kebenarannya.
“Kami berharap tidak ada penyebaran asumsi, spekulasi, ataupun konten visual terkait kejadian ini karena kebenarannya belum dapat dipastikan. Hal tersebut juga penting untuk menjaga perasaan keluarga almarhum,” katanya.
Agus menegaskan bahwa pihak sekolah mendukung penuh langkah kepolisian dalam mengusut peristiwa tersebut secara profesional dan objektif. Ia juga meminta seluruh warga sekolah tetap tenang serta tidak mudah terpengaruh oleh berbagai informasi yang beredar di masyarakat maupun media sosial.
Baca juga: Tawuran Pelajar di Cihampelas Bandung, Satu Siswa SMAN 5 Dilaporkan Tewas
Selain itu, pihak sekolah menyediakan layanan bimbingan konseling bagi para siswa, khususnya teman-teman dekat almarhum, serta siswa lain yang terdampak secara psikologis akibat peristiwa tersebut.
Sebelumnya, Kapolsek Coblong Kompol Riki Erickson membenarkan adanya seorang pelajar dari SMAN 5 Bandung yang meninggal dunia setelah diduga terlibat tawuran dengan pelajar dari SMAN 2 Bandung. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Jalan Cihampelas, Kota Bandung.
“Dugaan sementara, kejadian tersebut merupakan aksi pengeroyokan antara pelajar SMAN 5 Bandung dan SMAN 2 Bandung,” kata Riki.
Ia menyebut satu orang pelajar dari SMAN 5 Bandung meninggal dunia akibat kejadian tersebut. Insiden itu terjadi pada Jumat (13/3) malam hingga Sabtu (14/3) dini hari.
“Iya, yang meninggal dunia merupakan pelajar dari SMAN 5 Bandung,” ujarnya.
Riki menambahkan, jenazah korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Sartika Asih. Sementara penanganan lebih lanjut atas kasus tersebut kini berada di bawah penanganan Polrestabes Bandung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara