Bendung Cariang Dibangun Permanen, Pemkab Sumedang Jamin Pasokan Air Pertanian Ujungjaya
JAWA BARAT - Pemerintah Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, memulai pembangunan Bendung Cariang secara permanen guna menjamin ketersediaan air irigasi bagi lahan pertanian seluas 1.603 hektare di wilayah Ujungjaya. Pembangunan ini dilakukan menyusul kerusakan bendung sebelumnya yang sempat jebol akibat banjir beberapa tahun lalu.
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menyampaikan bahwa Bendung Cariang memiliki fungsi strategis bagi keberlangsungan sektor pertanian setempat. Infrastruktur tersebut menopang kebutuhan air sekitar lima ribu petani yang tergabung dalam 98 kelompok tani. Pembangunan bendung permanen ditargetkan selesai dalam waktu dua tahun.
“Bendung Cariang sempat mengalami kerusakan dalam beberapa tahun terakhir. Mulai tahun ini dibangun secara permanen dan ditargetkan rampung dalam dua tahun untuk mendukung pengairan 1.603 hektare sawah,” kata Dony, Rabu.
Ia menjelaskan, proyek strategis dengan nilai kontrak sekitar Rp64 miliar itu saat ini telah memasuki tahap awal, meliputi persiapan dan perakitan struktur besi serta badan bendung. Tahapan tersebut direncanakan tuntas pada tahun pertama pelaksanaan.
Baca juga: BREAKING NEWS ! Kecelakaan Truk Kontainer di Cikopo Purwakarta Sebabkan Kepadatan Dua Arah
Meski proses pembangunan masih berlangsung, Pemkab Sumedang memastikan kebutuhan air irigasi bagi petani tetap terpenuhi, khususnya pada musim tanam kedua dan ketiga. Pasokan air sementara disalurkan melalui sistem tanggul yang telah disiapkan sebelumnya.
Keberadaan Bendung Cariang dinilai krusial bagi kawasan Ujungjaya yang dikenal sebagai salah satu sentra produksi padi di Kabupaten Sumedang. Dengan dukungan irigasi yang optimal, lahan pertanian di wilayah tersebut diharapkan mampu berproduksi hingga tiga kali panen dalam setahun dengan potensi nilai hasil panen mencapai Rp133 miliar.
“Pada musim tanam kedua dan ketiga, air tetap dialirkan ke jaringan irigasi Cariang. Kami mohon pengertian karena pembangunan masih berjalan, sehingga pelayanan belum sepenuhnya optimal. Namun manfaat jangka panjangnya akan dirasakan setelah bendung ini selesai,” ujarnya.
Dony juga menyatakan keyakinannya bahwa bendung permanen tersebut akan meningkatkan produktivitas pertanian dan berdampak langsung pada penguatan ketahanan pangan serta peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat.
Baca juga: Isra Miraj: Peristiwa Agung, Sejarah Singkat, dan Hikmah bagi Kehidupan Umat Islam
“Jika sawah dapat dipanen tiga kali setahun, pendapatan petani akan meningkat, kesejahteraan membaik, lapangan kerja bertambah, dan pada akhirnya turut mendukung ketahanan pangan nasional,” katanya.
Pada kesempatan itu, Bupati Sumedang turut menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta seluruh pihak yang terlibat dalam sinergi pembangunan Bendung Cariang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara