Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 01 OKTOBER 2025 • 17:45 WIB

Pelajar Bandung Ikuti Study Tour Museum Kavaleri TNI AD

Pelajar Bandung Ikuti Study Tour Museum Kavaleri TNI ADPelajar Bandung Ikuti Study Tour Museum Kavaleri TNI AD

JAWA BARAT - Suasana antusias menyertai kegiatan Study Tour di Museum Kavaleri TNI Angkatan Darat yang digelar di Markas Besar Pusat Kesenjataan Kavaleri (Pusenkav) TNI AD, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Selasa (30/9/2025).

Puluhan siswa SD dan SMP dari berbagai sekolah di Bandung tampak bersemangat mengikuti rangkaian acara yang disusun secara interaktif. Mereka diajak mengenal sejarah kavaleri, mengikuti kuis kebangsaan, hingga melihat langsung koleksi kendaraan tempur dan pasukan berkuda.

Komandan Pusat Kesenjataan Kavaleri, Mayjen Eko Susetyo, menyambut hangat kehadiran para pelajar. Ia menyampaikan apresiasinya atas antusiasme generasi muda yang ingin mempelajari sejarah pertahanan negara.

“Kalau adik-adik perhatikan lambang TNI, ada tank dan panser. Itu bagian dari kavaleri. Bahkan, kavaleri juga memiliki pasukan berkuda. Presiden Prabowo sangat perhatian, hingga memberikan ratusan ekor kuda untuk memperkuat pasukan kita,” jelas Eko.

Ia juga mengingatkan bahwa Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, telah menerima gelar Warga Kehormatan Kavaleri, sebagai wujud sinergi antara TNI dan pemerintah daerah.

Baca juga: Pemkot Bandung Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Berjalan Sehat dan Aman

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memanfaatkan momentum peringatan 30 September untuk mengajak siswa mengingat jasa tujuh pahlawan revolusi. Dengan gaya akrab, ia mengadakan kuis sejarah dan memberikan hadiah kepada siswa yang berhasil menjawab.

“Pada 30 September 1965, tujuh pahlawan revolusi gugur akibat pengkhianatan PKI. Sejak saat itu, Indonesia berkomitmen menjadi negara anti-komunis. Kita wajib menghormati jasa mereka,” ujar Farhan.

Pelajar Bandung Ikuti Study Tour Museum Kavaleri TNI ADPelajar Bandung Ikuti Study Tour Museum Kavaleri TNI AD

Farhan juga menyoroti salah satu koleksi penting Museum Kavaleri, yakni panser yang pernah digunakan untuk mengangkut jenazah para pahlawan revolusi. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya rekreasi, melainkan bagian dari program wisata edukasi Kota Bandung.

“Seluruh siswa SD dan SMP di Bandung bisa ikut serta secara gratis. Tidak ada kaitannya dengan nilai akademis. Tujuannya murni untuk menambah wawasan dan menumbuhkan kecintaan pada tanah air,” tambahnya.

Kegiatan semakin meriah saat dua siswa SMPN 18 Bandung tampil dengan wajah bercat kamuflase ala prajurit. Salah satunya, Gifari, dengan lantang menyatakan cita-citanya. “Siap, saya ingin jadi tentara,” katanya yang langsung disambut tepuk tangan peserta.

Sementara rekannya, Sarah, mengaku bangga mendapat pengalaman belajar di museum. “Sejarahnya tetap terjaga meskipun sudah diperbarui. Rasanya menyenangkan bisa belajar langsung di sini,” ujarnya.

Baca juga: Jaksa Tuntut 15 Tahun Penjara untuk Dua Terdakwa Korupsi Bandung Zoo

Acara ini sekaligus memperkuat kerja sama Pusenkav TNI AD dengan Pemerintah Kota Bandung serta Kementerian Pekerjaan Umum. Selain menumbuhkan kedekatan generasi muda dengan TNI, kegiatan ini juga mendukung Bandung sebagai kota tujuan wisata edukasi nasional.

“Anak-anak kita hari ini adalah pewaris masa depan. Mari jaga sejarah sebagai fondasi untuk menatap hari esok,” tutup Farhan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkot Bandung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pelajar Bandung Ikuti Study Tour Museum Kavaleri TNI AD

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!